Mengamati fenomena produk-produk atau brand era sekarang ini sungguh menarik. Sesuatu yang langka atau sesuatu yang orang tidak tahu adalah lazim. Di jaman Too Much Information ini, sesuatu yang diketahui oleh yang sedikit adalah berharga. Tidak otomatis sesuatu yang banyak diketahui oleh publik memiliki harga yang tinggi.

Baim : “Saya kagum sama yang dilakukan oleh Airbnb, tak sekedar model bisnis tapi sekaligus empowering public”.

George : “Setuju Sob…, semakin banyak brand-brand yang cool dan bermakna. Gue banget gitu lho. Kayak Fab, TOMS atau Anthropologie”.

Bayu : “Lu ngomong apa sih pade?”

Obrolan ini sering terjadi. Ternyata sesuatu yang tak diketahui oleh publik (mass) semakin biasa. Dan yang luar biasa, sesuatu yang langka atau hanya sedikit orang yang tahu semakin COOL.

Ketika ngobrol dengan @VeHandojo dan Hendri, duo pendiri kopiABCD ini saya menjadi terbuka. Betapa tidak! Dengan hanya memakai satu media yaitu Instagram saja sebuah brand kopiABCD menjadi talk of the town. Semua orang membicarakan dan bersedia mengantri di gerainya. KopiABCD sejatinya sekolah Barista dan bukan kedai kopi. Hanya saja sering melakukan kegiatan yang sifatnya “open for public” walaupun tanpa memberi price list, tapi sukarela membayar melalui pot yang disediakan.

Menarik ketika Ve bilang ke saya : “Kita hanya memakai Instagram saja”. Nampaknya kualitas komunikasi sangat penting saat ini. Penggunaan media/channel yang sifatnya menyebar sebanyak-banyaknya dianggap tidak efektif oleh Ve Handojo. “Too noisee!”, begitu kata Ve.

Menarik untuk dicatat di jaman yang serba overloaded ini “LESS IS MORE”. Yang sedikit, unik dan AUTHENTIC sangat berharga. Apakah insight dari obrolan spontan saya dengan Ve ini akan menjadi tren ke depan?

Sedikit banyak saya yakin hal ini akan terjadi di Indonesia. Bukanlah hal yang baru sebetulnya perkembangan Brand Building saat ini di dunia diwarnai oleh spirit ini. Seperti dialog di depan tadi; sebut saja Nasty Gal, Etsy, Method, TOMS, Fab, Patagonia, Airbnb, BlueBottle dan masih banyak lagi brand-brand baru telah memakai spirit ini.

TheGOODSdept, Tulisan atau UNKL_347 telah memakai spirit ini. Saya sadar ini baru awal, tapi bukan tidak mungkin brand-brand besar akan melakukan atau mengadaptasi spirit ini. Seperti yang dilakukan oleh Nike, Apple, Coca-cola dan brand-brand yang telah mapan dengan bertransformasi komunikasi jaman kini dimana menaklukkan orang yang sedikit tapi kuat lebih penting dibanding
menyebar informasi ke banyak orang.

Membangun basis story yang kuat dengan pola komunikasi yang memahami psiko kultural masyarakat kontemporer menjadi penting untuk dilakukan sekarang. Tren atau perubahan adalah menu penting saat ini. Mengikuti perubahan atau menjadi penentu perubahan adalah pilihan penting bagi brand masa kini kalau tak mau ditinggalkan atau hanya menjadi penonton saja.

Setuju? atau ada komentar atau Point Of View lain? 😀

@handoko_h