Kurangnya modal dana untuk memulai bisnis bisa menjadi penghalang nomor satu menuju kesuksesan. Menjaring modal bukan hanya satu jalan, apalagi di era digital saat ini. “Lempar” ide ke netizen, jika idemu dianggap menarik, dana segar pasti mengalir.

Cara ini disebut crowdfunding. Menurut arti harafiahnya sendiri crowdfunding berarti “orang-orang yang mendanai”. Jadi, kamu nggak perlu repot meminjam uang, biarkan orang-orang yang menjadi investor.

Untuk membuat crowdfunding bisa dibilang gampang-gampang susah. Ide yang kamu presentasikan harus tergolong tidak biasa atau menarik perhatian banyak orang. Kalau ide kamu biasa saja, jangan  harap membuat investor atau netizen tertarik.

Mau sukses menjaring investor lewat crowdfunding? Yuk simak 4 tips berikut!

1. Lindungi ide

Sangat penting untuk melindungi ide atau properti intelektual di bawah payung hukum. Pengacara hak paten bisa membantu dalam mengajukan hak paten sementara yang memberikan perlindungan kepemilikan ide untuk beberapa waktu.

2. Buzz-kan ide

Apapun produk yang ditawarkan, sangat penting untuk memasarkannya sehingga diketahui banyak orang. Manfaatkan keberadaan sosial media yang sangat membantu dalam pemasaran secara murah.

3. Videokan ide

Kampanyekan produk kamu dengan video berdurasi tiga menit atau kurang yang menggambarkan produk yang hendak ditawarkan. Cara ini bahkan bisa meningkatkan 50% lebih peluang untuk dilirik oleh para investor. Video tidaklah harus dibuat secara profesional, tapi harus terlihat profesional.

4. Perencanaan ide

Ketika akan memulai crowdfunding, sebaiknya kamu sudah memiliki perencanaan yang matang. Saat modal terkumpul, kamu sudah memiliki langkah lanjutan. Penting juga untuk bersikap jujur dan terbuka pada para penyuntik dana.

Platform digital menawarkan tempat untuk kamu mengajukan produk yang ingin di-crowdfunding-kan. Antara lain: kickstarter, gofundme, indiegogo, dan untuk pasar Indonesia kitabisa.

 

 

Punya produk atau ide yang layak untuk di crowdfunding-kan?