Saat kamu menjalankan bisnis, mau nggak mau akan terbentur dengan yang namanya perencanaan bisnis. Namun, seberapa sering kamu dengar yang namanya perancangan marketing?

Bila ini kali pertama kamu mendengarnya, perencanaan dalam marketing berbeda dengan yang kamu buat untuk mendesain bisnis kamu. Perencanaan marketing fokus untuk memenangkan dan mempertahankan pelanggan. Penjabarannya akan meliputi angka, fakta, dan tujuan dari marketing itu sendiri. Perencanaan marketing yang baik mencantumkan apa saja yang dibutuhkan dan taktik apa yang bisa kamu gunakan untuk meraih target penjualan. Dalam penyusunannya, kebanyakan perencanaan marketing disusun secara sederhana dan straight to the point.

Buat kamu yang mau menyusun perencanaan marketing, ada 5 hal yang harus diperhatikan:

Buat analisis situasi bisnis

Inilah tahap pertama yang berisi segala hal tentang bisnis kamu, termasuk kenapa bisnis kamu unggul dibanding kompetitor lain. Kamu tidak hanya harus bisa menggambarkan apa yang kamu jual, tapi juga memiliki pemahaman jelas tentang apa yang dilakukan dan ditawarkan oleh kompetitormu. Hal ini disebabkan karena konsumen semakin tersegmen, bila positioning-mu nggak bisa menawarkan hal yang lebih baik dari kompetitor bisa dipastikan kamu akan kalah.

 

 

Deskripsikan target konsumenmu

Ciptakan satu paragraf sederhana yang menggambarkan demografi konsumenmu adalah langkah selanjutnya. Isinya bisa berupa usia, jenis kelamin, komposisi keluarga, penghasilan, lokasi, dan gaya hidup. Pastikan untuk menyederhanakan deskripsi targetmu karena ini akan menjadi panduan dalam perencanaan campaign produkmu.

Tulis tujuan marketing

Tanyakan pada dirimu, apa yang ingin kamu raih dengan perencanaan marketing ini? Contohnya, kamu ingin menambah keuntungan lebih besar dalam waktu tiga bulan dan sebagainya. Kamu bisa menuliskan rencana-rencana jangka pendek dan bisa dicapai ini sebagai what to do checklist.

 

Kembangkan strategi komunikasi marketing yang akan digunakan

Program marketing yang efektif memiliki target untuk meraih sejumlah konsumen tertentu dalam setiap tahap penjualan. Untuk mengidentifikasi strategi komunikasi apa yang akan kamu gunakan, cari tahu media apa yang banyak digunakan oleh target konsumenmu bila mencari produk yang kamu pasarkan. Hindari media yang terlalu luas cakupannya bila tidak relevan. Strategi komunikasi yang kamu pilih harus meraih target di saat mereka paling membutuhkan produkmu.

Tetapkan biaya marketing

Kamu harus menginvestasikan sebagian dana untuk menjalankan perencanaan marketing ini, karena marketing dinilai sebagai salah satu penentu kesuksesan bisnis. Kalau kamu mentok dan merasa biaya marketing terlalu tinggi, evaluasi lagi dan ubah strategimu agar kamu tetap bisa memasarkan produkmu secara konsisten.