Marketing tidak bisa lepas dari yang namanya content. Karena dari content itulah masyarakat tahu apa yang tengah dipasarkan oleh sebuah brand. Di era digital ini, content menjadi primadona bagi brand untuk mendekati konsumennya lebih jauh lagi. Ada beberapa bentuk content yang disukai target, antara lain: infografik, halaman web, podcast, video, dan buku.

Dalam perkembangannya, content dapat menjelma menjadi sustainable content yang memiliki sebuah IP (Intelectual Property) karena konten sendiri bisa dipandang sebagai aset storytelling yang bisa di-hak cipta-kan. Bila sebuah content memiliki IP, maka content tersebut bisa menjadi sebuah brand. Dari konten yang kamu ciptakan, kamu bisa membangun brand kamu sendiri yang (lagi-lagi) di dalamnya memuat content dan IP. Sehingga kamu bisa melanjutkan perputaran antara content, IP, dan brand.

co