Perusahaan katering memang sudah banyak di sekitar kita. Biasanya bisnis katering dimotori oleh ibu rumah tangga, tapi seberapa banyak usaha katering yang prosesnya ditangani oleh seorang juru masak profesional?

BerryKitchen, sebuah perusahaan katering start-up ini merintis bisnisnya karena merasa segmen usaha di bidang katering cukup menjanjikan. Dengan modal awal Rp300 juta, kini BerryKitchen bisa meraup omzet hingga Rp500 juta per bulannya. Ordernya telah mencapai 1000-1200 pax/hari. Total karyawannya mencapai sekitar 65 orang.

12383492_2007179446173303_1297804315_n

Tidak seperti katering biasa, dapur BerryKitchen dikelola secara profesional dan higienis, dikepalai oleh seorang Chef yang merupakan partner bisnis mereka. Bukan hanya itu saja,  BerryKitchen menawarkan banyak menu sesuai selera pemesan, jadi kita yang nggak doyan makan salah satu menu nggak perlu khawatir makanannya terbuang – kita bisa pesan suka-suka kita, terlebih lagi nggak ada batas minimum pemesanan!

Sistem pemesanannya pun tergolong unik. Bila biasanya kita langsung bayar, BerryKitchen menetapkan sistem poin. Pelanggan harus membeli poin di BerryKitchen yang akan mereka gunakan untuk memesan makanan.

Menurut c0-founder BerryKitchen, Cynthia Tenggara, Memulai bisnis harus dari sebuah riset yang baik. Pertama memulai, Cynthia banyak meriset tentang siapa saja calon kompetitornya, berapa modal yang diperlukan. Strategic Plan harus seperti apa untuk memenangkan kompetisi.

berry_kitchen_food

Komplain pelanggan juga dianggapnya sangat penting, menurutnya “Your most unsatisfied customer is the greatest source of learning” mereka bisa memberikan masukan-masukan mengenai apa yang bisa ditingkatkan oleh BerryKitchen. Dan BerryKitchen selalu berbenah diri setiap ada komplain datang, sehingga banyak pelanggan loyal yang enggan pindah ke katering lain.

Itulah kisah sukses BarryKitchen yang baru-baru ini mendapatkan investasi sebesar Rp16,6 miliar, bagaimana dengan usahamu?