Karena alasan waktu, seringkali mereka yang punya kesibukan yang padat lebih memilih mencuci kendaraannya sendiri dibanding harus mengantre di cucian mobil konvensional. Inilah yang menyebabkan mulai ramainya bisnis cuci mobil otomatis. Dengan bantuan mesin, seperti tangan-tangan manusia yang mengusap spons untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel. Mobil akan dibasahi terlebih dulu dan disiram dengan foam atau busa. Setelah itu, mobil akan bilas dengan sampo khusus, digosok dengan spons dan disiram air bersih.

Pelanggan hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk merontokkan kotoran-kotoran yang melekat di bodi mobil. Dalam sekejap, mobil pun mengkilap.

William Tan, pemilik Permata Car Wash, pun melihat potensi dari jasa cuci mobil ini masih sangat bagus. Kondisi inilah yang mendorongnya untuk membuka cabang baru automatic car wash di kawasan Jakarta Selatan, tahun ini. “Saat ini, jasa cuci mobil seperti ini sedang tren dan dibutuhkan,” ujar William yang terjun ke bisnis ini sejak empat tahun silam, di Serpong, Tangerang Selatan.

Senada dengan William, Benny Kurniawan, pemilik Wijaya Motor di Depok, juga menuturkan, potensi cuci mobil otomatis masih menyimpan peluang bisnis yang besar. “Selain di Jakarta, peluang jasa cuci mobil seperti ini juga terbuka bagi kota-kota besar lain,” kata dia. Pasalnya, jasa cuci mobil seperti ini sangat mengandalkan kecepatan layanan.

Jasa cuci mobil otomatis ini banyak diminati oleh konsumen yang ingin mencuci mobilnya sebelum atau setelah pulang kerja, hingga dibutuhkan waktu yang cepat. Selain pemilik mobil yang ingin mencuci dalam waktu cepat, jasa ini juga mengincar pengendara wanita.

Maklum, kini, pengendara wanita, yang jumlahnya terus bertambah, jarang yang mau mencuci mobilnya sendiri. Mereka juga enggan pergi ke tempat pencucian konvensional, karena harus menunggu dalam waktu yang cukup lama. Sementara di cuci mobil otomatis ini, mobil bisa kembali bersih, tanpa pengendara harus keluar dari kendaraan.

Tapi, tak semuanya dilakukan secara otomatis. Di tahap pengeringan, selain dengan bantuan mesin blower, pengeringan juga akan disempurnakan oleh sentuhan tangan manusia. Ada beberapa tenaga yang mengelap bodi mobil hingga benar-benar bersih dan kering.

Untuk membantu pengering-an, saat dibilas, mobil juga akan disiram cairan, airwax yang merupakan campuran air dan bahan kimia. “Dengan cairan ini, mobil bisa cepat kering dan mengkilap,” ujar William.

Permata Car Wash membanderol biaya pencucian otomatis ini dengan harga Rp 25.000. Ongkos akan bertambah menjadi Rp 45.000 bila pemilik juga menginginkan pembersihan untuk bagian interior mobil.

Dalam sehari, jumlah mobil yang masuk ke rangkaian mesin Permata Car Wash berkisar antara 50 mobil hingga 100 mobil. “Paling ramai biasanya setelah turun hujan,” kata William.

Tak berbeda jauh, Wijaya Motor yang berada di kawasan Depok menangani pencucian sekitar 50 mobil hingga 100 mobil dalam satu hari. Selain sesaat setelah turun hujan, banyak pelanggan yang datang di akhir pekan. “Tapi, sehari setelah turun hujan pasti banyak yang datang,” tutur Benny.

Dia mengklaim mesin cuci mobilnya bisa mencuci hingga 20 mobil dalam satu jam. Oleh karena itu, proses pencucian mobil bisa sangat cepat, yakni tiga menit hingga lima menit.

Untuk jasa ini, dia mematok biaya Rp 20.000 per mobil. Jika ingin pembersihan bagian dalam mobil dengan vacuum cleaner, pemilik harus merogoh kantong lebih dalam, yakni Rp 35.000 per mobil. Selain vakum, pemilik mobil juga bisa mendapatkan jasa poles cantik dan cek & go di Wijaya Motor.

Pada bisnis ini, Benny bilang, pemain bisa mengantongi untung lumayan besar. “Labanya bisa mencapai 50%,” kata Benny yang mulai terjun di usaha cuci mobil otomatis sejak tahun 2000-an, melanjutkan bisnis cuci mobil orangtuanya yang menggunakan mesin hidraulik.

Bisnis cuci mobil otomotis ini harus mempertimbangkan lokasi sebagai salah satu kunci keberhasilan.  Lokasi yang strategis, berada di jalan yang utama. akan sangat menentukan seberapa banyak pelanggan yang datang. Seperti lokasi Wijaya Motor yang berada di Jalan Margonda, Depok, yang merupakan jalan utama di kawasan tersebut.

Seperti usaha lainnya, untuk menjaring pelanggan, pengusaha cuci mobil otomatis juga harus menetapkan langkah promosi yang tepat. Tentu saja, kualitas layanan yang baik, menjadi salah satu langkah promosi yang jitu untuk menarik konsumen datang dan datang lagi, 

Salah satu promosi misalnya, memberikan layanan gratis untuk beberapa kali kedatangan. Atau, untuk menambahkan layanan lainnya, jika konsumen mengumpulkan sejumlah bukti pembayaran. Promo lainnya juga bisa menawarkan harga yang didiskon pada jam-jam tertentu untuk memikat calon pelanggan.

 

Sumber:
Kontan