Kamu suka makanan fastfood yang sekarang sering jadi tren tapi suka cemas sama kalorinya? Jangan takut, Burgreens hadir untuk menjawab concern kamu!

Berawal dari masa kecilnya yang kerap terkena penyakit dan terkena efek samping dari obat-obatan berbahan kimia, Helga Angelina mulai mencari penyembuhan. Dalam masa pencarian itu, ia mulai mengenal pola makan food combining yang mengarah ke vegetarian, akupuntur dan self healing. Berkat peralihannya ke pola hidup sehat, Helga mengaku kondisi tubuhnya mengalami peningkatan secara drastis dan penyakit yang ia idap tidak lagi terlalu mengganggunya.

Kecintaannya pada makanan organik berbuah menjadi usaha saat dengan bertemu Max Mandias dan Banyubening. Burgreens pun mereka bangun pada bulan November 2013 dengan visi untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dengan mencintai dan menyelamatkan lingkungan.

Tantangan terbesar untuk Burgreens menurut Helga adalah soal edukasi dan promosi tentang betapa pentingnya makan sehat. Di Jakarta, orang merasa ketika berumur 20 atau 30 tahun itu bisa makan apa pun dan merasa wajar ketika terkena penyakit di usia 40 tahun. Untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya pola makan sehat, Helga menggunakan media sosial. Dalam berpromosi, Burgreens juga tidak langsung meng-endorse para selebriti, namun banyak selebriti yang datang dan dengan sukarela memasarkan Burgreens karena mereka sadar dan menerapkan hidup sehat, seperti Titi DJ dan Dewi Lestari.

Karena Burgreens memiliki kultur usaha kreatif, dalam mendapatkan ide Helga justru mendapatkan banyak masukan dari Burgreens Crew (staf). Tantangannya justru datang dari bagaimana memilih ide secara strategis untuk dilanjutkan menjadi inovasi. Lewat penyaringan inovasi dan permintaan pelanggan, kini Burgreens sudah memiliki 50 menu.

Kualitas makanan dan layanan menjadi kunci kesuksesan Burgreens. Terbukti, meski didera banyak tantangan, tiga sekawan itu terus maju hingga berhasil membuka cabang di daerah Tebet setelah 1,5 tahun beroperasi di Rempoa, Jakarta Selatan.

Selain menjalankan bisnisnya, Helga dan Max berencana untuk membuat buku Raw Food for Healing dan terus mengkampanyekan program makan sehat ke sekolah-sekolah dengan nama Burgreens Goes to School yang sudah dimulai sejak tahun 2014 lalu.

 

Kepedulian pada kesehatan tidak hanya digunakan untuk menciptakan usaha yang kreatif, tapi Helga juga terus memberikan edukasi bagi masyarakat akan pentingnya makanan sehat. Bagaimana dengan usahamu?