Peluang usaha bisa berasal dari ide yang kita miliki. Namun, bagaimana jika ide dan peluang tersebut tidak kunjung datang? Apakah kita berhenti untuk berwirausaha? Eits…nanti dulu, kalau kamu tergolong orang yang susah buat mencari ide, kamu bisa coba cara-cara berikut:

Pikirkan kemampuan diri kamu

Tanyakan pada diri sendiri, apa kelebihan dan kemampuan kamu. Dari kemampuan inilah, kamu bisa mengembangkan bisnis. Eksplorasi sejauh mungkin apa yang kamu miliki dan bisa berguna untuk orang lain. Misalnya, kamu jago membuat website. Tawarkan kemampuan kamu untuk menolong bisnis atau individu lain yang tidak bisa membuat website.

Pikirkan tren saat ini

Cara tercepat untuk mengetahui tren yang ada saat ini adalah melalui eksplorasi melalui dunia maya sekaligus terjun ke lapangan. Lewat pengamatan yang kamu lakukan, kamu bisa mengetahui apa yang disukai saat ini oleh konsumen dan karakteristik barang sesuai dengan demografinya. Semakin banyak referensi tren yang kamu dapatkan, maka makin luas pun kemungkinan peluang usaha untuk dikembangkan.

Menambah nilai produkmu

Kamu bisa menambahkan nilai produk yang sudah ada dengan melakukan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Contohnya, untuk produk sepatu kanvas, kamu bisa mengamati  lewat tren apa yang sedang digemari oleh pasar, misalnya pasar sedang menggemari sepatu kanvas lukis. Setelah mengetahui tren kamu bisa meniru untuk membuat sepatu kanvas lukis. Walaupun meniru tren, kamu bisa memodifikasi lukisan pada sepatu kanvas menjadi sesuatu yang unik. Namun, untuk mendapatkan ide dan peluang usaha yang baru, dibutuhkan suatu daya kreativitas yang kuat dan juga daya berpikir yang out of the box.

Lakukan riset pasar

Bagi usaha yang memiliki nilai investasi besar, bisa coba melakukan riset pasar supaya mendapatkan insight sebenarnya dari konsumen yang dituju. Dengan riset yang mendalam, akan tercipta peluang usaha yang cepat dan tepat bagi sebuah usaha dan bisnis. Beberapa tahap riset antara lain, tahap persiapan, tahap pengumpulan dan pengolahan data, tahap analisis dan tahap penarikan kesimpulan.

Ciptakan produk baru

Kalau mentok, cobalah untuk menciptakan produk baru. Tentu saja, sebelum memulai, kamu harus mengetahui bahan, mencoba bereksperimen dan juga menyalurkan kreativitas tanpa dibatasi. Jangan lupa untuk tes produkmu kepada orang-orang terdekat untuk mengetahui respon mereka.