Kalau kamu sudah pernah mencoba atau tengah merintis wirausaha, pasti kamu tahu bahwa nggak ada formula mudah untuk mengantarkanmu ke gerbang sukses. Terlebih lagi jika kamu seorang founder yang menahkodai anak buah dengan berbagai tipe kepribadian dan keahlian. Nggak heran, bongkar pasang personel pun sering kejadian. Supaya kamu bisa memimpin tim yang solid dan bisa menghadapi tantangan, cek beberapa cara berikut:

Tetapkan tujuan: kamu harus bisa memimpin secara intuitif dengan tujuan yang pasti dan tetapkanlah unit yang bisa menyelesaikan masalah dan bertahan saat menemui kemunduran.

Utarakan visi-mu secara rutin: untuk meraih sukses, kamu harus menetapkan target jangka pendek dan jangka panjang, juga apa yang menjadi penghambat dalam mencapai tujuan itu. Pemimpin tim yang kuat harus bisa memberikan visual masalah dan mengomunikasikan apa yang ingin kamu raih dalam cara yang mudah dimengerti.

Dengarkan tim: karena anggota tim kamu merupakan ‘frontliner‘ di setiap tugas yang mereka pegang, kamu harus tahu kapan harus menerima masukan dan perspektif dari mereka. Bila menemukan masalah, terimalah masukan dari tim dan analisa untuk menjalankan strategi yang dibutuhkan.

Tahu kapan harus berinovasi: inovasi ibarat pedang bermata dua. Bila kamu sukses melakukannya, maka kamu akan dipandang sebagai pencipta tren, tapi kalau gagal kamu hanya akan membuang-buang sumber daya dan memperlambat kerja tim. Kamu harus tahu kapan harus menghikuti visi dan rencana bisnismu, dan kapan harus berimprovisasi, menciptakan, atau memperbarui layanan atau produkmu.

Cepat memutuskan di saat tidak pasti: waktu tidak selamanya tersedia dalam bisnis. Seorang pemimpin yang baik harus bisa mengambil keputusan yang cepat dan didasarkan pada pengetahuan yang baik, bahkan di saat yang tidak pasti.