Bahan berwirausaha bisa dari mana saja. Asal ada kreativitas hama-pun digarap untuk menghasilkan rupiah. Seperti yang dilakukan oleh para pengerajin di daerah Rawapening yang mengubah eceng gondok menjadi beragam produk kerajinan dan seni, seperti, partisi, hiasan lampu, hiasan dinding, dekorasi pengantin, dan lainnya.

Pengerajin lain bernama Sukma Kuncoro mengaku mampu meraup Rp30 juta setiap bulannya. Ia menjual produknya lewat Koen Galery’s miliknya dengan harga mulai dari Rp 3000 hingga Rp 14 juta. Pengusaha yang kini memiliki empat karyawan ini melihat potensi yang bisa dihasilkan oleh tanaman hama yang sering ditemukan ini dan memutuskan untuk mengolahnya.

Hal serupa juga  dirasakan oleh pengerajin asal Semarang bernama Slamet Triamanto. Tumbuhan yang banyak menghisap oksigen dari dalam air ini ternyata memiliki nilai tinggi bila diolah menjadi kerajinan terlebih dahulu. Produk Bapak Slamet kini sudah dipasarkan diseluruh Pulau Jawa dan pasar terbesarnya berada di Jakarta dan Yogyakarta.

Wah, kreatif ya! Tertarik untuk mengetahui industri wirausaha kreatif lainnya? Follow twitter @doinc_

Kalau kamu punya ide wirausaha kreatif atau tengah menjalankannya, ayo share  di kolom komentar di bawah ini ya!