Ada yang semarak di penghujung September 2013 kemarin, apalagi jika bukan kolaborasi dari dua acara besar yaitu FGD Expo dan Ideafest 2013. Digelar kedua kalinya, Ideafest tahun ini mengangkat tema BE THE NEXT BOLD CREATIVE LEADER dan terdiri dari dua hari acara yaitu workshop: acara diskusi yang terbagi dari kelas-kelas dan conference; mengundang tokoh fenomenal di Indonesia yang berani membuat gebrakan di bidangnya masing-masing.

 

DAY 1 – 27 September 2013 – Ideafest Workshop

Workshop menampilkan dua pembicara yang berbeda dalam ruangan yang berbeda namun waktu yang sama, banyak diantara pengunjung yang akhirnya ‘menclok-menclok’ setengah sesi di ruang Nuri Room 1 setengah sesi lagi di Kakaktua Room karena tidak ingin ketinggalan mendengarkan inspirasi yang akan dibagikan.

Pembicara-pembicara yang diundang merupakan mereka yang berhasil membidik masalah dan membangun solusi terhadap masalah tersebut, contohnya Singgih S Kartono – Radio Magno, Luthfi Hasan – Jakarta Vintage, Hikmat Hardono – Indonesia Mengajar, Putri Sentanu – Nebengers, Kunto Yoga – LakuBGT, Handoko Hendroyono – Do.Inc, Doni Priliandi – Happy5, Putri – Sabang Merauke, Romanus Suryo – kesadaran branding di UKM, Ayip Bali – Paradesa, Malam Minggu Miko.

 

DAY 2 – 28 September 2013 – Ideafest Conference

Antrian tiket sudah mengular saat waktu menunjukkan pukul 09.00 WIB kala itu. Peserta yang kebanyakan terdiri dari anak muda, mengantri dengan sabar. Meski agak sedikit terlambat, pintu akhirnya resmi dibuka pukul 10.00 WIB. Bergegas mereka masuk. Tanpa menunggu lama, conference pun dibuka oleh Ernest Perkasa yang memanggil tokoh pertama yaitu Wishnutama dari NetTV dan Rudy Ramawy dari Google dimoderatori oleh Andi Sadha ke atas panggung. Pengunjung masih terus bertambah. Diskusi berlanjut kepada tokoh kedua yaitu Christian Rijanto dari Ismaya Grup, Freedie Beh dari Metrox Grup/Wakai, Leonard Theosabrata dari The Goods Dept dimoderatori oleh Dien TB. Setelah sesi kedua berakhir pengunjung keluar dari ruang conference untuk menikmati sajian makan siang. Sementara para tokoh masih sibuk diwawancara oleh pers di area meet and greet yang menjadi satu dengan display Jakarta Vintage, Do.Art, Art Medium, 2Madison dan Paradesa.

Lipton tak henti-hentinya menyediakan freeflow teh dalam berbagai varian rasa dalam keadaan hangat atau dingin kepada para peserta yang lalu lalang.

Waktu bergeser ke pukul 13.30 WIB, conference kembali dimulai, kali ini menampilkan Wi Wi Goh dari Youtube dan Raditya Dika dimoderatori oleh Aurora. DoInc memperhatikan bahwa bangku-bangku kembali ditambahkan karena masih ada beberapa pengunjung yang baru datang. Conference makin padat ketika hari berangsur sore, Rene Suhardono sebagai moderator bagi elevator pitch yang menampilkan Putri Sentanu (Nebengers), Amalla Vesta & Putri (Liburan Lokal dan SM), Kunto Yoga (LakuBGT), Ario Tamat (OhdioFM), Doni Priliandi (Happy5) dan Calvin Kizana (PicMix). Bangku makin rapat dan pengunjung makin banyak, ada dua tokoh terakhir yang fenomenal bagi semua orang. Salah satunya Anies Baswedan yang tampil berikutnya, kemudian disusul oleh kehadiran Wakil Gubernur Jakarta yaitu Basuki Tjahja Purnama yang dimoderatori oleh Andy F Noya segera setelah coffe break sore. They are the stars of the day. Bangku penonton penuh hingga ke belakang, beberapa yang enggan mengisi ruas depan, memilih untuk berdiri melihat Wagub bercerita di atas panggung. Penampilan Anies Baswedan dan Basuki (Ahok) menjadi pamungkas yang ditunggu-tunggu peserta, sebagian besar meninggalkan gedung JCC dan sebagian lainnya memilih tinggal untuk menyaksikan Youtube Video Award yang menampilkan berbagai artis Youtube.

Gebrakan apa lagi yang akan dilakukan oleh Ideafest berikutnya? Kita tunggu tahun depan!