Wanita, terutama ibu merupakan pasar yang memiliki pengaruh besar bagi sebuah brand. Para ibu adalah sosok yang mengatur keuangan rumah tangga. Mereka memiliki pengaruh dan kuasa untuk mengambil keputusan dalam pembelian sebuah produk yang tidak terbatas pada produk yang ditujukan pada mereka saja, tapi untuk keluarga.

Sayangnya, banyak brand yang nggak paham, gimana cara meraih pasar emak-emak ini. Mereka merasa bahwa para pejuang pemasaran seringkali miss dalam memasarkan produk. Mereka tidak merasa relate, karena banyak produk yang menggambarkan mereka sebagai “manusia super sempurna dengan pekerjaan tersulit di dunia” padahal mereka merasa bahwa “banyak kekurangan dan kacau” – mungkin karena menjadi ibu bukanlah pekerjaan tapi peran emosional.

Brand juga harus sadar bahwa di tahun 2018 ini, banyak ibu muda adalah milenial yang melek gadget dan media sosial. Di sela-sela kesibukan mereka, para ibu akan mengintip media sosial untuk mengetahui apa yang sedang tren di kalangan teman-temannya dan tentunya terbersit keinginan untuk ikut mencoba juga.

Berikut adalah beberapa insight untuk mendekati pasar ibu:

  • Banyak ibu yang tidak merasa relate dengan penggambaran mereka sebagai makhluk sempurna serba bisa.
  • Ibu memiliki banyak peran, mulai dari pengasuh, teman, hingga tulang punggung rumah tangga.
  • Ibu milenial adalah pengguna internet, terutama yang diakses lewat perangkat smartphone-nya dan setidaknya menghabiskan waktu 3,5 jam per hari.
  • Media sosial berperan penting dalam keseharian ibu. Setidaknya ibu memiliki 4 akun media sosial dalam smartphone-nya, yaitu: Facebook, Instagram, BBM, WhatsApp.
  • Para  ibu tidak hanya lurking di media sosial, tapi aktif berbagi tentang kehidupan mereka dan keluarganya.
  • TV masih dianggap penting, namun waktu untuk menontonnya berbeda-beda di setiap rumah tangga dan banyak dari ibu yang menemukan brand baru lewat tayangan televisi.
  • Ibu-ibu cenderung membeli sebuah produk bila mereka mendapatkan word-of-mouth yang baik tentang produk tersebut dari rekan-rekannya, sesuai dengan kebutuhan keluarga, dan bila menemukan diskon.