Memulai wirausaha apapun memang selalu bikin takut, tak terkecuali dengan memulai startup yang sekarang memang sedang naik daun. Banyak wirausahawan pemula biasanya membuat kesalahan dan menghabiskan banyak waktu untuk melakukan sesuatu yang kontra-produktif, meski niatnya ingin membesarkan bisnis. Untuk memininalisir kegagalan tersebut, cobalah tips berikut:

Ide: lakukan apa yang ingin kamu lakukan. Membangun startup merupakan ‘pekerjaan’ yang melelahkan, jika kamu nggak senang melakukan apa yang kamu lakukan, kamu bakal cepat bosan dan kehilangan motivasi. Sebisa mungkin dalam membuat ide, kamu juga memusatkan pikiran pada solusi untuk masalah yang ada, bukan solusi untuk masalah yang ‘di ada-adakan’

Tim: kamu nggak bakal bisa melakukan semuanya sendiri. Rekrut co-founder yang bisa berbagi pikiran, modal, masalah, dan beban kerja. Biasanya tim founder yang berisi 2-3 orang tergolong ideal karena terlalu banyak orang hanya akan memperkeruh proses. Bentuklah tim berdasarkan kepribadian bukan kemampuan, karena kemampuan bisa didapat lewat latihan dan belajar, tapi tidak dengan kepribadian yang merupakan bawaan seseorang.

Cara memulai: begitu mulai, jangan langsung semangat membeli material pengisi kantor atau membentuk perusahaan karena pemula biasanya nggak memiliki banyak modal, maka gunakanlah secara bijak.

Teknologi: salah satu founder harus mengerti teknologi. Banyak startup gagal karena keputusan teknis yang tidak tepat, terutama dalam memilih investasi teknologi yang digunakan. Selalu bertanya ke lebih dari satu orang karena ini adalah investasi yang paling banyak memakan modal.

Merekrut tenaga kerja: merekrut orang yang salah akan menjadi beban besar dalam hal waktu, uang, dan sumber daya yang sudah kamu investasikan. Pastikan bicara langsung pada orang yang ingin kamu rekrut untuk mengetahui apa yang bisa mereka berikan untuk startup-mu. Sama seperti memilih co-founder, utamakan kepribadian bukan kemampuan.

Meningkatkan pendanaan: jadilah bisnis yang bukan mengejar investor tapi dikejar oleh investor. Bila bisnismu berjalan dengan baik dan investor melihat nilai dalam bisnismu, dijamin mereka bakal langsung menghubungimu.

 

 

 

 

Sales & Marketing: hindari merekrut orang sales dan marketing di awal karena akan menyedot danamu dengan cepat. Jika kamu nggak paham soal sales dan marketing, coba untuk melakukannya sendiri. Sales dan marketing akan memakan waktu lebih lama dari proses mengimplementasi teknologi dan merupakan bagian penting dari pertumbuhan bisnis.

Kehidupan di luar startup: jagalah kesehatan dan hubungan dengan orang-orang di luar startup-mu karena mereka tidak bisa dibeli dengan uang, kesuksesan, dan ketenaran. Juga, teruslah belajar dan bersenang-senang dalam hidup.