Tentunya Anda sering mendengar cemilan cupcakes yang tengah menjadi trend, cupcakes biasanya berupa sponge cake yang bisa dipilih beragam rasa dan dihias dengan toping sugar cream atau pondan yang dibentuk dengan unik, mendengar kata ‘cupcakes’ tentu asumsi rasa yang terbayang adalah manis, mungkin untuk sekarang, tidak lagi, karena mulai hadir cupcakes dengan varian rasa asin dan gurih.

Bagaimana bentuknya jika lasagna yang biasanya disajikan per loyang, kini hadir dalam bentuk cupcakes kecil-kecil? Ide ini melahirkan usaha Brassa Cupckaes Lasagna yang dikelola oleh Niken Prabandari dan suaminya Ade. Usaha di bidang kuliner bukan pertama kalinya bagi Ade,  keluarganya sudah dikenal dari usaha catering, dengan menu andalan mereka yaitu lasagna.

Berbekal resep warisan ibu mertua, modal sebesar Rp400 ribu, serta oven pinjaman dari keluarga, Niken dan Ade pun mulai membuat lasagna dalam bentuk cupcakes dengan pertimbangan agar harga lebih terjangkau dan dapat dihabiskan sekali makan. Namun memasak lasagna dalam bentuk cupcakes bukan tidak ada tantangan, pasangan ini harus melakukan eksperimen berulang-ulang selama dua bulan untuk menemukan formula yang pas dengan wadah kecil. Untuk mendapatkan rasa yang pas, tidak terlalu berat dan creamy, Niken dan suaminya melakukan trial and error selama kurang lebih dua bulan. Kini, pasangan suami istri tersebut sudah ahli dan jauh lebih telaten menyusun 7 layer di dalam wadah berdiameter 7 cm tersebut. Apalagi Ade, yang memang memiliki bakat memasak dan ditunjang dengan pendidikannya di akademi perhotelan.

“Dari resep semula memang tidak jauh berbeda, hanya saja kami membuat sedikit light, jadi tidak magteh dan membuat eneg.”, begitu ujar Niken yang dikutip dari blog retnodevil.wordpress.com

Untuk bahan-bahan yang digunakan, Niken hanya menggunakan daging giling impor dikarenakan tidak tersedianya daging giling pada pasar lokal, sementara bahan lain seperti susu, tomat, keju, dan bawang bombay dibeli di pasar tradisional.

Setelah yakin menemukan formula yang pas, pasangan ini menjajakan lasagna cupcakes kepada teman-teman kantor mereka. Banyak opini yang bagus dari teman-teman mereka. Namun pada awal memulai Brassa Cupcakes Lasagna, pasangan ini hanya mendapat 6 pesanan, berdasarkan testimoni dari mulut ke mulut, pesanan pun makin meningkat, kini dalam satu hari ada sekitar 30 – 60 cupcakes lasagna yang dipesan.

 

brassa cupcakes lasagna2 brassa cupcakes lasagna3

 

Dijual Online

Niken dan Ade mengandalkan social media seperti Facebook dan Twitter sebagai salah satu media informasi bagi pemesanan dan komunikasi dengan pelanggan, dilihat dari akun twitter @CupcakesLasagna beberapa selebritis bahkan sudah mencicipi lasagna versi imut yang dijual Rp15 ribu per cupnya. Brassa pun kini menambahkan sistem layanan antar untuk wilayah Jakarta.

Karena bentuk cupcakes rentan rusak, Niken sangat berhati-hati memilih jasa kurir. Mereka menggunakan kurir yang sudah terlatih membawa produk makanan, sehingga tidak tumpah atau berubah bentuk ketika diterima pelanggan.

Niken dan suaminya mengklaim, lasagna dalam bentuk cupcakes yang mereka buat merupakan yang pertama di Indonesia. Meski menjadi produk andalan, mereka tetap menerima pesanan dalam loyang alumunium foil. Ukurannya bisa dipilih, mulai dari 30 x 25 cm seharga Rp300 ribu, 20 x 20 cm Rp100 ribu, dan diameter 15 cm seharga Rp60 ribu.

Ditanya soal pengembangan produk cupcakes lasagna, Niken mengatakan bahwa ia dan Ade akan berkonsentrasi pada satu produk terlebih dahulu.

“Untuk sementara cukup cupcakes lasagna. Ini juga sudah repot, karena di rumah tidak ada asisten rumah tangga. Saya harus bisa membagi waktu antara usaha dan keluarga. Apalagi belakangan mulai berdatangan pesanan dari perusahaan atau instansi-instansi besar,” ujar Niken.

 

Satu lagi sebuah inovasi kuliner, semoga hal ini bisa menambah semangat dan inspirasi bagi sahabat Doinc!

 

Sumber :  

Blog Retnodevil