Bagi yang sering berbelanja online, mungkin dua e-commerce ini tidak lagi asing di telinga. Siapa yang sangka dua situs e-commerce yang cukup banyak dilihat oleh netizen, yaitu Bukalapak (yang iklan TV-nya sempat menjadi perbincangan ketika harbolnas) dan HijUp merupakan buah usaha dari pasangan suami istri yang memulainya hanya sekadar untuk ‘iseng’ dan ‘hobi’.

 

zaky

 

Kisah Bukalapak

Dibuka pada tahun 2010, kini layanan e-commerce milik Zaki ini mendapatkan kunjungan dari netizen setidaknya 2 juta orang per hari. Sementara HijUp yang juga memberikan layanan editorial untuk kaum muslim, dimulai oleh sang istri, Lestari pada tahun 2011 menjaring setidaknya 500.000 kunjungan per bulannya.

Ketika Zaky memulai Bukalapak saat ia masih berada di bangku kuliah, ia tidak menyangka bahwa Bukalapak akan tumbuh menjadi salah satu e-commerce dengan jumlah kunjungan terbesar di Indonesia.

Zaky memiliki mimpi. Ia ingin agar Bukalapak terus tumbuh dan bisa sejajar dengan raksasa seperti Facebook – dimana 50 juta orang Indonesia mengunjungi situs itu per harinya. Meski membandingkannya dengan sosial media, bagi Zaky itu bukanlah hal yang mustahil. Sebagai contoh, ia menyebut raksasa e-commerce negeri Tiongkok, Alibaba yang memiliki jumlah kunjungan perhari yang serupa dengan Facebook.

 

Cerita HijUp

Lain lagi awal mula terciptanya HijUp. Lestari yang merasa tidak memiliki banyak pilihan pakaian untuk beraktivitas dan ia merasa frustrasi jika harus pergi menjelajahi pusat-pusat perbelanjaan setiap kali butuh pakaian baru – mengingat Jakarta yang macetnya membuat sakit kepala. Karena itulah, ia berkonsultasi dengan Zaky yang saat itu telah memiliki Bukalapak, dan sang suami-pun menyarankannya untuk ikut berbisnis online.

Meski demografiknya terbatas pada wanita muslim, tapi jangkauan HijUp dinilai luas. Mengingat Indonesia memiliki 205 juta orang beragama islam dan saat ini wanita muslim juga ingin tetap terlihat trendi.

 

Potensi e-commerce di Indonesia

Dengan populasi lebih dari 255 juta orang, wirausahawan di Indonesia, terutama yang ingin memulainya dengan bisnis online dirasa sangat menjanjikan. Terlebih lagi saat ini pengguna internet terus berkembang. Menurut Zaky dalam waktu tiga tahun pengguna internet di Indonesia akan berjumlah 150-170 juta orang.

 

Apakah kamu tertarik untuk membuka bisnis seperti Zaky dan Lestari? Sampaikan idemu dengan komentar di bawah ini!