Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan membuat banyak bisnis go green bermunculan. Bisnis ini juga tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup lebih sehat yang tengah naik daun di kalangan anak muda di Indonesia. Tipe bisnis ini tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, tapi juga dampak yang dihasilkan dari kegiatan berbisninya terhadap lingkungan.

Untuk kamu yang cinta lingkungan dan ingin memfokuskan bisnismu pada kelestarian lingkungan, beberapa ide ini bisa dicoba:

Bisnis sayur-mayur organik: sayuran organik identik dengan tidak digunakannya pestisida dalam tumbuh kembangnya. Ternyata, sayuran organik-pun memiliki grade yang diklasifikasi dalam kelas A+, A, B dan C. Kategori A+ didapat dari sayuran dan buah yang ditanam di lahan organik alami yang belum pernah tersentuh pupuk dan pestisida, seperti hutan. Sementara tingkat terendahnya, yaitu kelas C adalah sayur dan buah yang dibudidayakan di lahan semi organik tanpa pestisida.

Bisnis produk olahan organik: bisnis ini memanfaatkan bahan organik untuk diolah secara home-made. Sebagai contohnya adalah pembuatan selai organik dan madu murni. Agar semakin cantik, kamu bisa menempatkan selai atau madumu di toples-toples cantik kekinian untuk menarik perhatian pelanggan.

Bisnis furnitur daur ulang: pernahkah kamu melihat sebuah barang yang terlihat seperti sampah, tapi masih bisa dimanfaatkan menjadi benda lain, misalnya kotak kayu. Daripada dibuang sayang, kamu bisa memanfaatkan benda-benda di sekitarmu untuk dijadikan penambah isi pundi. Misalnya, dari kotak kayu tersebut bisa kamu ubah menjadi cofee table dengan tampilan rustic.

Bisnis sabun dan sampo tanpa deterjen: sabun yang ada di pasaran kebanyakan mengandung deterjen untuk menghasilkan busa yang melimpah. Kamu bisa membuat alternatifnya yang dibuat home-made dengan bahan-bahan natural seperti minyak alami dan susu kambing. Untuk bahan-bahan pembentuk sabun lainnya, ada baiknya kamu bekerja sama dengan kenalan yang mengerti proses peracikan sabun dan sampo natural ini.