Ternyata kita masih terjebak pada mindset yang keliru mengenai marketing! Pasti yang terpatri di otak kita adalah jualan (selling) dan ngiklan (advertisement) saja sudah cukup. Macam-macam cara dilakukan untuk melakukan promosi, mulai dari iklan berbudget besar di TV hingga yang hampir gratis seperti broadcast di instant messenger.

Padahal jika diteliti, di era digital saat ini marketing = selling + advertisement sudah tidak relevan lagi. Pembeli sudah lebih cerdas dan sainganpun makin banyak. Jika mereka tidak puas, siap-siap di say goodbye sama pelanggan.

Jika kamu bertanya-tanya kenapa konsumen disebut terus di paragraf kedua, firasatmu memang tepat. Yak, poin marketing yang seringnya tidak kasat mata itu adalah faktor konsumen alias consumer value.

Produsen/Seller memberikan produk atau jasa untuk Konsumen = Menciptakan value dalam bentuk kepuasan (satisfaction).

Konsumen yang membeli atau menggunakan produk atau jasa dari Produsen/Seller = Memberikan value dalam bentuk laba dan consumer equity bagi produsen

Dari penjabaran di atas rasanya cukup jelas jika konsumen memerankan peranan penting dalam berbisnis. Jangan sampai karena sering kita bom dengan pesan soal produk, yang ada mereka malah malas untuk menggunakan produk yang kita gunakan.

Karena itu untuk menciptakan media promosi yang menghargai konsumen, kamu bisa coba 5 cara berikut:

  • Memahami pasar dan target pasar
  • Buat strategi yang berorientasi ke pelanggan
  • Mengintegrasikan berbagai strategi marketing
  • Membangun hubungan dengan pelanggan

 

Tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai wirausaha kreatif? Follow twitter  @doinc_

Kamu juga bebas share pengalamanmu mengenai caramu mempromosikan produk dalam kolom komentar blog ini!