Sepak bola memang olahraga yang sangat di minati di Indonesia. Selain nonton, banyak juga yang suka ikut bermain. Melihat peluang ini, sebuah sekolah sepak bola dibuka untuk memenuhi keinginan banyak orang ‘awam’ untuk bermain bola layaknya profesional.

Ferry Paulus, salah satu pemilik sekolah sepak bola Villa 2000, menerapkan sistem manajemen yang teratur serta kualitas materi kursus yang bagus. Dalam waktu kurang dari setahun, modal yang dikeluarkan sudah kembali, hingga punya satu tempat lain untuk latihan. Penasaran gimana cara Ferry menjalankan sekolah sepak bola ini, yuk simak terus!

Berawal dari hobi main bola di lapangan kompleks perumahannya di daerah Pamulang, Ferry memiliki ide agar olahraga sepak bola tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Ia ingin agar sejak dini anak-anak juga belajar mencintai olahraga ini. Usulan Ferry-pun bersambut baik dari warga sekitar. Warga-pun akhirnya mengumpulkan Rp50 juta yang didapatkan dengan cara patungan untuk membiayai renovasi tempat olahraga, membangun membangun lapangan bola, membeli kaos untuk siswa dan membayar pelatih profesional pada pembukaan perdana. Selain itu mereka juga mengalokasikan dananya untuk membangun kantor, ruang ganti, dan gudang.

Pada awal pembentukannya Villa 2000 diikuti oleh 20 orang siswa dengan berbagai tingkatan usia dari 6-14 tahun. Kini setelah beberapa  tahun berjalan, Villa 2000 setiap bulannya melatih sekitar 250-300 siswa. Untuk bergabung di sekolah bola ini, para calon siswa dikenakan biaya Rp400.000 untuk pendaftaran. Biaya tersebut dialokasikan untuk seragam, dan biaya latihan selama satu bulan. Untuk bulan-bulan berikutnya, para siswa hanya membayar Rp100.000.

Sekolah ini juga tidak main-main dalam memilih pelatih. Syarat untuk menjadi pelatih Villa 2000 adalah harus memiliki sertifikat sebagai tanda kemampuan dari PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan AFC (Asian Footbal Confederation). Bukan hanya itu saja, para pelatih akan mendapatkan in-house training dari pelatih senior dan akan mendapatkan evaluasi setiap 3 bulan. Evaluasi berfungsi untuk pembelajaran bagi pelatih lama dan baru, yang lama agar tidak lupa dan yang baru untuk pendalaman.

Wah, walaupun sekolah bola ini ‘hanya’ berpusat di kompleks perumahan, Ferry nggak tanggung-tanggung dalam kualitas. Mungkin hal ini bisa dijadikan inspirasi buat kamu yang juga ingin memulai wirausaha.

Ingin tahu lebih banyak mengenai inspirasi berwirausaha? Cek dan follow twitter @doinc_

Kalau kamu punya ide wirausaha atau tengah menjalankannya, ayo share  di kolom komentar di bawah ini ya!