Nggak perlu denial mode dengan mengatakan niat saja cukup untuk memulai usaha, modal belakangan. Kenyataan di lapangan berkata lain. Dengan niat yang diimbangi modal yang cukup siapapun pasti bisa menjalankan bisnis impiannya. Tapi, kenyataannya banyak yang tidak memulai wirausaha karena kepentok kendala modal.

Jika kamu membutuhkan kucuran modal segar yang cepat, berikut tips-tipsnya:

Peer to Peer Lending

Alias menggunakan jasa perantara untuk menghubungkan kita dengan investor. Melalui website, para pengusaha pemula dapat menulis kualifikasi, termasuk berapa jumlah modal yang dibutuhkan dan jenis usaha yang akan dijalankan lalu penyedia layanan peer to peer lending akan mencocokan investor terbaik sesuai kualifikasi. ‘Makelar’ ini kemudian akan memberikan profil dan usaha yang kita masukkan ke dalam website mereka pada investor. Jika tertarik, kita tinggal menarik dana untuk digunakan dalam memulai usaha.

Menggadaikan BPKB

Punya kendaraan bermotor? Nggak ada salahnya untuk menjadikannya aset dalam memulai usaha. Selain bisa digunakan untuk mobilitas, kendaraan bermotor bisa digadaikan demi mendapat modal. Ini khusus buat kamu yang ikhlas ya, karena berwirausaha tidak memberikan kepastian di tahap awal, kamu harus rela kendaraan bermotormu ditarik jika tidak mampu menebusnya.

Menjual kendaraan bermotor

Nah, ini merupakan salah satu alternatif selain menggadaikan. Dengan menjual kendaraan bermotor, maka mereka tak perlu pusing-pusing untuk memikirkan balik modal agar bisa menebus aset tersebut. Kalau usaha kamu sukses, tinggal beli kendaraan yang baru dan lebih baik lagi.

Pinjam orangtua

Orangtua memang selalu ada untuk anak-anaknya. Banyak yang memulai usaha dengan meminjam dana dari orangtua. Tempo dan jumlah pembayaran yang bisa dicicil secara fleksibel menjadikan pinjaman orangtua primadona bagi wirausaha. Tapi siap-siap ya…jika kamu tidak bisa membayar yang dijanjikan dan orangtua tidak merasa ikhlas, hubungan kamu dan orangtua bisa merenggang.

Pinjam bank

Banyak bank yang menawarkan jasa peminjaman yang menggiurkan. Biasanya mereka memiliki beberapa opsi seperti kredit dengan jaminan dan tanpa agunan (KTA). Kalau pinjaman dengan jaminan, itu berarti kamu harus menyerahkan jaminan seperti surat-surat kendaraan bermotor kepada bank. Sedangkan KTA, tanpa harus memberikan jaminan pun mereka bisa mendapatkan pinjaman uang untuk modal usaha. Tapi perhatikan dan pikirkan bagaimana mencicilnya, karena bank biasanya menerapkan bunga yang cukup tinggi untuk peminjaman dana.

Mendapatkan modal secara cepat memang banyak risikonya, mantapkan hati untuk benar-benar memulai wirausaha dan menjalankannya dengan serius. Jangan sampai plintat-plintut yang pada akhirnya usaha akan gagal, barang berharga melayang, dan hubungan akan menjadi renggang.

Ingin tahu lebih banyak mengenai tips berwirausaha, follow  twitter @doinc_

Jangan lupa share pengalaman kamu dalam mendapatkan modal di kolom komentar