Apa ekspektasi orang ketika berkunjung ke website kita? Fun-kah? Informatif-kah? Pastinya kita nggak mau kalau website yang jadi support andalan untuk berbisnis membuahkan rasa kecewa dan rasa bosan dari visitor-nya.

Menurut pakar inovasi Seth Godin, daripada membuat situs yang dibuat oleh sekumpulan orang yang memutuskan semua hal yang akan ditampilkan, sebuah situs akan lebih efektif bila dibuat oleh seseorang yang tahu dengan benar apa yang ia ingin pengunjungnya lakukan di situs itu.

Godin kemudian menggelontorkan beberapa pertanyaan yang akan memberikan solusi untuk mengubah website menjadi lebih baik, yaitu:

  • Untuk siapa website itu dibuat?
  • Bagaimana mereka menemukan website tersebut?
  • Pesan apa yang ada dalam website tersebut?
  • Apa yang kamu inginkan begitu ada pengunjung yang membuka website kamu?
  • Bagaimana mereka akan memutuskan untuk membeli produk dan janji apa yang kamu berikan jika mereka mau membeli produk?

Satu-satunya alasan membuat website adalah untuk mengubah pikiran seseorang, jika kita tidak bisa ‘menggiring’ pikiran mereka ke arah yang kita inginkan, maka semua waktu dan usaha akan menjadi percuma.

Tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai wirausaha kreatif? Follow  twitter @doinc_

Kamu juga bebas share pengalamanmu membuat website atau saat menjadi admin untuk sebuah produk di kolom komentar blog ini!