Kamu suka kesulitan mengelola keuangan? Mungkin Goodism bisa jadi solusi.

Berawal dari tugas kuliah kewirausahaan, 11 orang anak muda jurusan Business Management ITB menciptakan sebuah dompet anti boros yang dinamakan Goodism.

Awal mula terciptanya dompet ini adalah dari pengalaman dan pengamatan sehari-hari, di mana mereka menyadari bahwa anak muda punya kecenderungan untuk boros dan sulit mengelola keuangan meski kondisi isi dompet yang seringkali terbatas. Karena itulah mereka membuat money manager yang berbentuk dompet.

Kenapa dompet ini digadang-gadang sebagai anti boros? Unique selling point dari Goodism adalah kelebihannya untuk memisahkan budget-budget untuk makan, transportasi dan hiburan agar tidak habis sebelum akhir bulan. Di dompet tersebut terdapat partisi label berwarna hijau bergambar burger dan minuman yang menunjukkan untuk pos konsumsi. Lalu, label berwarna merah dengan gambar mobil untuk pos transportasi, dan terakhir label biru bergambar popcorn dan kacamata untuk pos entertainment. Selain itu, ada partisi khusus yang digunakan untuk pos menabung.

Selain itu Goodism juga mengembangkan aplikasi untuk Android dan Apple yang mencatat pengeluaran dari dana yang kamu punya, serta mampu merencanakan pengeluaran yang sesuai dengan pendapatan atau uang saku yang kamu punya. Warna-warna yang ada pada dompet juga bisa kamu temukan di aplikasi ini.

Tantangan yang dihadapi oleh Goodism adalah mengubah kebiasaan anak muda, sehingga mereka terus mengedukasi pentingnya pemilahan dana untuk keperluan sehari-hari. Goodism juga sempat menghadapi kendala untuk mendapatkan bahan kulit dan mencari vendor untuk memproduksi dompet. Namun, kini brand ini telah memiliki partner dari Surabaya dan Yogyakarta untuk memasok bahan bakunya, sekaligus bekerja sama dengan vendor yang mampu memproduksi 500 buah dompet setiap bulannya.

Meski telah sukses meraih pasar dan meraih omzet Rp90 juta per bulan, Goodism tidak berhenti untuk berinovasi. Kini mereka tengah berupaya untuk menanamkan Bluetooth pada dompetnya yang merupakan kerjasama dengan mahasiswa Teknik Informatika dari ITB.