Pengusaha muda memang selalu penuh inovasi. Termasuk diantaranya adalah menjadi sociopreneur yang turut membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Berikut adalah bisnis lokal yang bertujuan untuk menciptakan dampak sosial dan sukses di mata masyarakat.

Go-Jek

Saat ini siapa yang tak kenal Go-Jek? Aplikasi ojek online ini memiliki misi untuk mensejahterakan para tukang ojek di Indonesia dengan aplikasi yang responsif dan mudah digunakan. Selain itu, Go-Jek pun berupaya untuk membantu Pemkot DKI Jakarta untuk lebih jauh lagi memecahkan permasalahan sosial terutama penggunaan transportasi.

Go-Jek diajak untuk berkolaborasi dengan TransJakarta untuk membuat aplikasi Go-Busway, yang memudahkan calon penumpang busway untuk menemukan halte-halte terdekat dan memberikan solusi transportasi untuk menuju halte-halte tersebut.

Bukan hanya menemukan halte, Go-Busway juga berguna untuk melihat rute TransJakarta dan mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk menunggu bus di halte yang diinginkan. Wah, sangat berguna ya, terutama untuk kamu yang doyan jalan-jalan di Jakarta tanpa mau repot, atau wisatawan yang ingin memakai TransJakarta. Bagi yang penasaran, menu Go-Busway kini telah tersedia pada aplikasi bawaan Go-Jek.

Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB)

YCAB didirikan oleh Veronica Colondam pada tahun 1999. YCAB berkonsentrasi pada pengembangan anak usia remaja yang rentan terhadap banyak pengaruh eksternal. Pada awalnya YCAB beroperasi secara penuh oleh donasi, namun saat ini mereka telah bertransofmasi menjadi sebuah bisnis sosial yang berkelanjutan.

Mereka memiliki tujuan agar anak-anak yang mereka didik menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan berdampak pada sekitarnya. Meski berakar lokal, YCAB telah melebarkan sayap untuk melakukan aksi sosial di beberapa negara lainnya, seperti Afghanistan, Amerika Serikat, Myanmar, Pakistan, dan Uganda. Berkat aksi sosialnya, YCAB mendapatkan peringkat #63 dalam Top 500 NGO oleh Global Journal.

 

Share ide sociopreneur kamu di sini!