Tidak berlebihan bila salah satu faktor untuk berwirausaha adalah keuntungan. Saat baru merintis, keuntungan memang menjadi salah satu faktor kesuksesan. Nikmatnya tidak lagi harus bergantung dengan jadwal gajian bulanan dan jam masuk kerja yang monoton biasanya juga menjadi pendorong seseorang untuk berwirausaha. Tapi, kalau kekayaanmu di rekening sudah cukup besar, apakah kamu masih berorientasi pada keuntungan?

Beberapa miliarder dunia tidak lagi memandang keuntungan menjadi hal yang utama dalam definisi suksesnya. Seperti contohnya, Warren Buffet menilai kesuksesan didapat saat orang-orang di sekitar bahagia dan mencintai Anda. Sebagai aksi giving back to the communities, Warren Buffet mendirikan organisasi amal yang bernama The Giving Pledge.

Sementara Bill Gates menjawab kesuksesan didapat saat menemukan sesuatu, menumbuhkembangkan anak, atau menolong orang-orang yang membutuhkan. Karena itulah, pendiri Microsoft ini mendirikan yayasan amal Bill and Melinda Gates Foundation bersama sang istri.

Lalu, bos maskapai Virginia Airlines mendefinisikan sukses lewat kebahagiaan dirinya. Menurutnya, banyak orang yang mengukur kesukesan dengan uang yang dimiliki atau hal-hal yang berkaitan dengan uang, padahal kesuksesan itu sejatinya harus diukur dari seberapa bahagianya diri kita. Brandson menilai, kekayaan akan mengikuti orang-orang yang berkarir demi kebahagiaan.