Wilayah yang luas menjadikan kuliner Indonesia sangatlah kaya. Namun, sayangnya banyak dari kuliner tersebut yang tidak terekspos dan menghilang karena kurangnya peminat. Itulah yang ingin diubah oleh sebuah restoran di bilangan Jakarta, Bali, dan Hong Kong. Restoran bernama Kaum ini sengaja mengusung sajian Nusantara yang jarang ditemuiuntuk diperkenalkan kepada publik. Jadi, kamu nggak akan ketemu menu yang banyak di restoran, tapi kamu akan ketemu makanan serupa gohu ikan atau mie gomak. Kerennya, restoran ini tidak menggunakan MSG dan bahan-bahannya menggunakan hasil alam Indonesia yang diberdayakan oleh petani dan produsen kecil lokal.

Di Jakarta, Restoran Kaum berlatar bangunan bergaya kolonial, kontemporer dengan sentuhan budaya Indonesia. Restoran Kaum Jakarta menyajikan beragam makanan dari Aceh hingga Maluku dengan 20 hidangan berbahan daging, kue, minuman, sambal dan sajian lainnya. Kaum ingin kaum urban muda mengenal budaya Indonesia lewat makanan otentik dengan nuansa modern Nusantara.

Nuansa tradisional kedaerahan tampak sejak menjajakkan kaki di area parkir restoran ini. Di halaman depannya, banyak tanaman-tanaman bumbu Indonesia seperti lengkuas, kumis kucing, kecombrang, dan lainnya. Dari segi bangunan, restoran ini terbagi dalam dua segmen yaitu Colonial House dan Main Dining Hall. Colonial House bisa menampung 30-50 orang dengan desain klasik ala zaman Belanda. Restoran ini sengaja tidak mengubah bentuk bagian depan karena bangunannya adalah cagar budaya. Bukan hanya dari segi bangunan, interior restoran ini-pun dihiasi pernik tradisional, seperti kain ulos yang dijadikan taplak meja, hingga sentuhan potongan ulos sebagai pemanis seragam pramusaji. Suasana makan-pun ditemani dengan tembang-tembang lawas dari tahun 50-70-an yang membuat pengunjung tersedot ke pusaran nostalgia dan nuansa masa lalu.

Berkat kekonsistensiannya untuk menghasilkan makanan Indonesia otentik, Restoran Kaum berhasil meraih penghargaan internasional, termasuk Wine Spectator’s Award of Excellence 2017 dan terdaftar dalam Michelin Guide Hong Kong & Macau 2017. Juga diikutsertakan dalam Taste of Hong Kong 2017 and Garuda Indonesia Star Chef Program 2017 yang prestisius.