Dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 oktober 2012, sekaligus merayakan 35 tahun kebersamaan HAI dengan remaja Indonesia,  HAI kembali menghadirkan HAI DAY mengusung tema Celebrating ECO Youth dengan maksud mengajak audiens HAI untuk merayakan masa remaja, tanpa harus hilang kepekaan dan tetap peduli pada lingkungannya.

Semangat ini  disambut baik oleh Toyota yang selama ini dikenal memang punya komitmen  terhadap lingkungan. Bersama Toyota dan sejumlah partner lain, HAI DAY kembali digelar 19-20 Oktober 2013, jelang Hari Pemuda, bertempat di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta.

Musik tetap jadi bagian utama sajian HAI DAY. Tahun ini, deretan musisi besar yang namanya menempel di minat anak muda kembali jadi line up. Lebih dari 20 penampil yang akrab di kalangan remaja akan tampil di panggung utama HAI DAY. Sebut saja JKT48, Kahitna, Raisa, Seringai, Maliq & D’Essentials, Kotak, White Shoes and The Couples Company, Endah N Rhesa, J-Rocks, Pee Wee Gaskins, Endank Soekamti, Killing Me Inside, Gangstarasta, Deadsquad, Burgerkill, Payung Teduh, dan lain sebagainya.

Tak hanya menyajikan performer, HAI juga mengajak audiens untuk “menikmati” sendiri panggung musik di HAI DAY. Demos sebagai komunitas musik HAI diberikan kesempatan sendiri untuk pamer kehebatannya lewat panggung Demos Open Stage dan Demos Distortion.

HAI percaya, membuktikan eksistensi adalah salah satu cara merayakan masa muda. Dengan cara apapun. Untuk itu, HAI juga menyuguhkan hal lain selain musik di HAI DAY. Dalam balutan semangat Eco Youth, HAI mengajak sosok jiwa muda yang penuh semangat mengeksplor hal baru, terutama yang berbau lingkungan dengan tetap berbasiskan 4 pilar HAI, Entertainment, School Life, Art, dan Entrepreneurship.

Di area School Life, HAI DAY menggelar Science Fair. Pameran proyek ilmiah dari SMA-SMA seputar teknologi dan inovasi terhadap lingkungan. Selain itu, HAI juga memberi tantangan pelajar untuk mengikuti School Competition mulai dari Cheerleaders Competition, Modern Dance Competition, Tawuran Paskibra, Sound of School, dan School Market.

Kemudian di  area Art, HAI DAY menyediakan ruang kreasi dan pameran lewat Art Festival, Photography Competition, Film Workshop, hingga ke HAI Fashion Street. Didukung lagi dengan keriaan seputar olahraga lewat Milo Futsal Cup.

Khusus di HAI Fashion Street, JKT48 bersama HAI menggelar Fortune Cookie Yang Mencinta Dance Competition. Tempat fans JKT48 bisa membuktikan siapa yang terbaik menampilkan gerakan dance lagu Fortune Cookie Yang Mencinta di depan  member JKT48 sebagai jurinya.

Di area Entrepreneurship, HAI DAY mengajak para entrepreneur muda untuk pamer bisnis mereka di Entrepreneur Exhibition dipandu para entrepreneur sukses di bidang fashion lewat Mini Jakcloth. Total ada lebih dari 20 booth yang akan hadir di area Entrepreneurship ini.

Di acara HAI DAY kali ini juga ada acara contest cover, mereka bisa mengikuti contest itu dengan cara mendownload template nya di web Hai lalu mereka mendesign nya, setelah itu mereka bisa mengirimkan design nya ke Hai, lalu Hai akan memilih 36 cover dan dari 36 itu di ambil 3 terbaik lalu di berikan hadiah untuk para pemenang terbaik cover contest Hai.

Doinc juga sempat ngobrol dengan salah satu komunitas yang ada di HaiDay seperti Komunitas Refreshing (Cukil).

IMG_8714

DoInc bersama komunitas Cukil

“Komunitas ini terbentuk sejak tahun 2011, pengagasnya mahasiswa seni rupa IKJ termasuk saya, “ Ujar Koko Mahasiswa IKJ kepada tim Doinc. Koko dan teman-temannya mau memperkenalkan seni grafis kepada masyarakat luas. Keterlibatan komunitas ini di HAI DAY ditunjukkan dengan membuat acara workshop “Cukil Bersama”.

Bicara tentang Cukil adalah teknik cetak relief dalam seni grafis, dimana gambar dipahat pada permukaan papan kayu atau semacam triplek tebal. Bisa mengikuti workshop secara free dan hasil karya mereka pun bisa mereka bawa pulang. Workshop yang kita buat seperti membuat sketsa dengan pensil, lalu sketsa dicukil atau dipahat dengan tatah atau alat cukil.

Setelah semua gambar dicukil, triplek diolesi tinta secara merata, lalu gambar pun siap dicetak di kertas atau baju. Siapa saja bisa mengikuti workshop secara gratis, dan hasil karya mereka pun bisa mereka bawa pulang.

 

Selain Komunitas Refreshing tadi, banyak juga komunitas lain yang mengisi acara Hai Day, seperti Koma (Art street), YEAAH (Art street, WPAP penggasannya Om Weda abdul Rasid (Seni mengkotak-kotakan wajah),  turut hadir juga perlombaan fotografi dari beberapa komunitas yang ada di acara ini.

 

 

Foto: iDEA/Dwiyasista