Di ajang ACE (Asean Creative Excellence) Awards, founder Spedagi, Singgih Susilo Kartono berhasil meraih penghargaan mewakili yang terbaik dari Indonesia atas peran Singgih dengan programnya ‘kembali ke desa’ dalam merevitalisasi budaya desa sekaligus memproduksi sepeda dari bahan berkelanjutan dan ramah alam, yaitu bambu.

Bukan hanya Singgih yang berprestasi, tapi produk sepeda bambunya, Spedagi mendapatkan penghargaan dalam kategori Social Impact – Product Design. Penghargaan ini diraih karena Spedagi tidak hanya sekadar sepeda, tapi juga kerajinan tangan dengan menggunakan bambu yang melimpah di Indonesia.

Doinc, sebagai mitra kolaborasi dari Spedagi Movement turut bangga Singgih dan Spedagi bisa menyabet penghargaan-penghargaan dari ACE Awards tersebut. ACE Awards sendiri adalah sebuah komunitas kurator ternama yang memberikan penghargaan dan inspirasi untuk mereka yang kreatif baik yang telah lama eksis maupun yang sedang naik daun di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik. ACE Awards memiliki keinginan untuk menjalankan ekonomi kreatif di tengah era globalisasi di kawasan ini dan memiliki tujuan untuk menjadi ekosistem kreatif paling diakui di kawasan ASEAN.