Peter Drucker, seorang konsultan manajemen, edukator, dan penulis buku pernah meramalkan bahwa meningkatnya produktivitas pekerja adalah kontribusi terpenting yang manajemen butuhkan di abad 21. Namun, kenyataannya Artificial Intelligence (AI) mengubah ramalan itu. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang ‘mempekerjakan’ AI untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, mengotomasi banyaknya tugas dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih kaya. Algoritma yang dimiliki AI memberikan kalkulasi dan keputusan lewat pola dalam data yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia. Mereka mengevolusi teknologi dengan cara luar biasa untuk memudahkan kita bekerja:

Melakukan otomasi pada bidang yang tidak ingin dilakukan oleh manusia. AI dapat melakukan tugas repetitif, seperti memperbarui data kontak dalam sistem CRM atau ‘menulis’ laporan mingguan.

Melakukan otomasi pekerjaan yang tidak bisa dilakukan oleh manusia. AI dapat mendeteksi berapa banyak konten yang dibagikan dalam sebuah topik, menentukan volume traffic, jumlah perusahaan yang mencari produk/layanan bisnismu dan nilai pembelian mereka. Ai juga bisa memberikan data kompleks untuk ditinjau dalam sebuah platform untuk kemudian di tandai dan menyediakan laporan yang bisa dilaksanakan.

 

Meningkatkan kualitas penjualan dan memperpendek siklus penjualan. Algoritma yang dimiliki AI bisa menilai penjualan berdasarkan KPI dan pola kesuksesan di masa lalu. Bila kamu bisa cepat menjual lebih cepat, itu berarti siklus penjualan juga semakin pendek. Kamu bisa mendapatkan keuntungan lebuh karena tim-mu tidak kewalahan untuk memprospek atau follow up calon pelanggan – tapi mereka bisa fokus untuk menjual pada calon pelanggan yang sudah pasti.

Meramalkan proyeksi penjualan untuk pelanggan spesifik. AI bisa menargetkan pelanggan dengan pesan yang tepat untuk menganalisa tahapan pembelian, channel marketing dan mengoptimalkan semuanya.

Membuat kerja manusia lebih bermakna dan berharga. AI memberikan kebebasan pada kita untuk fokus pada kemampuan kita yang unik. Kita tidak terjebak dengan pekerjaan monoton dan repetitif sehingga kita bisa melakukan pekerjaan lain yang lebih bermakna. AI bekerja di belakang layar dan memberikan kita kemampuan untuk meningkatkan produktivitas kerja.