Pernahkah kamu berpikir ada beberapa barang yang nilainya cukup tinggi, meski barang tersebut bisa ditemukan di mana saja?

Contoh saja kerajinan Murano Glass, kerajinan kaca dari Venesia, Italia, kalau dipikir-pikir cukup banyak hiasan atau pernik kaca yang ada dipasaran, namun harganya bisa jauh berbeda. Ini dikarenakan kerajinan dari Murano merupakan kerajinan artisan yang sudah memiliki usia ratusan tahun. Pengerajin Murano Glass mengembangkan teknologi kristalisasi kaca, kaca enamel, kaca emas, kaca multiwarna, imitasi batu berharga dan lainnya. Jadi, bila kamu melihat Murano Glass hari ini, teknik yang mereka pakai masih menggunakan teknik ratusan tahun yang lalu.

Seni yang lahir dari para pengerajin, alias barang-barang artisan memang akan jauh lebih mahal dibanding dengan buatan pabrik yang notabene bisa dibuat massal. Ada sentuhan sentimental yang tidak bisa direplikasi oleh mesin, ditambah bila keahlian sang artisan sudah diwariskan turun temurun.

Handoko Hendroyono-pun menyoroti soal definisi artisan ini lewat instagram post-nya. ha