Ada yang masih meragukan soal profesi blogger?

Sebelum internet dan media sosial belum tersebar seperti sekarang ini, blogger tidak dianggap menjadi sebuah pekerjaan. Ya, zaman dahulu menulis di blog hanyalah sekadar hobi – menuangkan pikiran dari medium manual seperti buku harian menjadi digital dan bisa diakses oleh semua orang. Baru setelah Google memperkenalkan Google Adsense, banyak dari blogger yang mencantumkan tautan iklan di blog mereka yang biasanya sudah memiliki basis pembaca untuk dijadikan pemasukan yang bisa dibilang cukup lumayan di zamannya.

Akhirnya, banyak yang mulai melirik blog sebagai media penghasil Rupiah. Dari sisi pembaca, tentunya menjamurnya blog menjadi sebuah keuntungan, karena mereka bisa mendapatkan banyak preferensi bacaan dan membuka wawasan lebih luas lagi. Tentu saja, sebagai seorang blogger, kamu jangan hanya memikirkan keuntungan lewat traffic ke blog. Kamu memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi sebenar-benarnya dan sesuai fakta, bukan menyebar hoax.

Selain itu, banyak juga yang bisa didapatkan bila kamu tertarik untuk menjadi blogger. Di antaranya adalah, kamu bisa diundang dalam acara yang dilakukan oleh sponsor. Syaratnya, bila blog kamu sesuai dengan produk yang ingin mereka perkenalkan dan kamu memiliki traffic atau readership yang mereka anggap mencukupi sehingga kamu dianggap memiliki kemampuan untuk memengaruhi pembacamu.

Basis pembaca yang besar juga bisa kamu manfaatkan untuk berbuat baik pada sesama. Kamu bisa menjadi motor penggerak untuk melakukan aksi sosial dan membantu mereka yang membutuhkan.

Keren, ya! Ada yang ingin jadi blogger?