Membangun brand hari ini sangat berbeda dengan cara membangun brand katakanlah era satu dekade yang lalu, apalagi dengan era beberapa dekade yang lalu. Faktor lingkungan yang mengitari kita hari ini tentu berbeda dengan faktor yang melingkari kita di waktu-waktu yang lalu. Lalu kenapa membangun brand saat ini justru kelihatan lebih “asyik” dan lebih “seru” rule of the game nya dibanding waktu-waktu sebelumnya?

PLANET KUSUT

Secara umum planet yang kita tinggali saat ini terlalu banyak masalah alias kusut. Katakanlah masalah sampah, iklim bumi, kemiskinan, kemacetan, makanan yang mengandung zat kimia, pendidikan, kesehatan dan entah bidang apa lagi. Masalah-masalah ini menimpa seluruh pojok-pojok dunia tak terkecuali Indonesia. Dan masalah-masalah dunia di pojok manapun dengan cepat akan termonitor mata orang-orang di seluruh dunia. Keterbukaan tak bisa dibendung di era informasi saat ini.

Apa artinya ini?

Indonesia kusut : Banyak kesempatan dan peluang!
Karena setiap ada problem tentu terbuka bagi kita untuk menawarkan solusi. Ketika ada masalah disitulah kesempatan kita untuk menyelesaikannya.

Menarik untuk diamati, ditengah situasi chaotic ini muncul brand-brand atau personal brand yang memiliki spirit untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan. Bayangkan sebuah brand yang tumbuh dengan spirit memecahkan masalah seperti yang dilakukan oleh MagnoRadio di desa Kandangan, kabupaten Temanggung. Seorang Singgih Kartono yang memiliki disiplin berpikir Design Thinking kuat menciptakan brand dengan spirit Movement yang kuat.

Brand MagnoRadio adalah sebuah Movement; dengan spirit memecahkan masalah lingkungan sekitar sekaligus masalah planet ini. Sebuah radio kayu MagnoRadio ikut memecahkan beberapa masalah planet ini. Menyerap tenaga kerja desa Kandangan, Temanggung. Singgih Kartono hanya meng-hire karyawan dengan radius 1,5 km dari workshop MagnoRadio. Tak itu saja MagnoRadio telah menanam hutan di daerah sekitar seluar 10 hektar. Sementara kayu yang dipakai untuk radio kayunya baru 0,5 hektar. Sebuah komitmen DoGood terhadap lingkungan sekitar.

Radio Magno yang mendapat apresiasi dari banyak kalangan internasional dan produknya dipajang di MoMA (Museum of Modern Art) Amerika dan sering diliput di majalah-majalah design internasional seperti ; Dwell, Elle Decoration, Real Simple dan lain-lain. Singgih Kartono melanjutkan “Movement”nya dengan mendesain SPEDAGI, sebuah radio bambu yang bertujuan untuk membangun sebuah movement destinasi desa. Pengunjung mancanegara diajak berkunjung ke desa sekitar Temanggung dengan mengendarai sepada bambu SPEDAGI.

BUILD MOVEMENTS, NOT CAMPAIGNS

Kagum dengan fakta sebuah brand yang selama ini tak pernah saya dengar sebelumnya dan kini melejit secara kultural dan mengakar. Brand itu bernama Blue Bottle Coffee Company dari Oakland California. Spirit membangun brand yang tumbuh dari community. Sangat casual dan tak jaim sehingga bisa menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut. Spirit barista disebar seiring kuatnya aroma otentik kopi yang tersebar di seluruh dunia. Berkolaborasi dengan petani kopi di Jawa Barat sampai berkolaborasi dengan petani kopi di Afrika. Luar biasa kekuatan kolaborasi dalam membangun brand. Spirit Collaboration is the New Competition semakin nampak nyata pada proses membangun brand saat ini. Membangun kolaborasi-kolaborasi dengan storytelling unik yang dimilikinya. Brand-btrand dengan spirit indie serupa seperti Stumptown Coffee Roaster atau Will Leather Goods melaju dengan spirit movement yang kuat.

Stumptown Coffee Roaster dengan movement : Bikes To Rwanda, sebuah movement untuk mengembangkan komunitas dan meningkatkan kualitas kopi. Berangkat dari sebuah gerakan sederhana ketika para petani ditanya apa yang membantu kualitas produk petani kopi. Jawabannya adalah sepeda. Kepekaan untuk memberi solusi masyarakat dalam bentuk socialpreneurship ternyata begitu penting saat ini.

START SOMETHING THAT MATTERS

Ketika sebuah brand bernama TheGOODSdept menjadi cool karena penampilan store nya yang unik, mata semua orang menjadi terbuka. Ketika brand ini muncul melalui sebuah proses mengkurasi dan memberdayakan brand-brand lokal yang unik dan talented publik konsumen menyambut dengan bangga. Berawal dari benih BrightSpot yang berkembang secara indie dan gerilya. Spirit gerakan yang bermakna bagi orang lain sangat penting bagi brand dengan spirit movement yang kuat. Sebuah movement untuk memajukan kualitas produk dan brand di Indonesia. Spiriit untuk melakukan improvement di bidang fashion khususnya dan lifesyle pada umumnya. Berbuat sesuatu yang bermakna begitu penting dalam membangun brand saat ini. Buatlah cerita yang bermakna bagi publik dan crowd pun akan terjadi.

Storytelling yang bermakna bagi orang sangat penting menjadi pondasi membangun brand saat ini. Storytelling yang kuat dari brand bisa menjadi “Modal Percakapan” atau dialog yang terjadi di social media. Modal percakapan yang mampu menggerakkan hati dan tindakan publik. Merancang conversation atau percakapan yang mampu memberi makna bagi audience sangat penting dalam membangun brand hari ini.

SHARING IS THE NEW CURRENCY

Apa yang dilakukan oleh Tulisan atau JakartaVintage bagi saya adalah menyebarkan spirit sharing. Melalui blog atau website membangun narasi brand sangat esensial saat ini. Menyebarkan makna bagi publik atau target audience mutlak dilakukan supaya terjadi koneksi yang bermakna. Setuju sekali dengan sahabat saya Irvan Noeman yang berujar bahwa membangun Connection – Collaboration dan Commerce atau C-3 saangat penting di era kontemporer ini.

Membangun Connection yang kuat sebagai awal dialog antara brand dengan audiencenya. Lalu melakukan Collaboration dengan pihak-pihak yang strategis untuk memperkuat ikatan yang ada dan terakhir memikirkan sebuah platform yang kuat untuk membangun model yang secara komersial (Commerce) bisa sustain dari waktu ke waktu.