Instagram dulu dikenal sebagai tempat buat kamu yang lagi nyari gambar-gambar cantik, tapi dengan fitur-fitur yang sudah ada saat ini, membuat siapapun baik individual maupun e-commerce mengoptimalkan fungsinya untuk mendulang keuntungan.

Namun, dengan banyaknya konten yang berusaha menarik perhatian konsumen tiap harinya. Meningkatkan traffic ke website dan mendapatkan pelanggan baru tidaklah semudah yang dipikirkan. Pada kenyataannya, kamu harus melakukan hal-hal berikut untuk meraih sukses.

 

Konten harus atraktif supaya penggunanya tertarik untuk mampir ke page Instagram kamu. Untuk itulah coba untuk mempekerjakan fotografer/editor profesional sehingga apa yang kamu tampilkan bisa semenarik mungkin.

Ciptakan caption yang menarik. Pastikan apa yang kamu tulis sejalan dengan brand dan engaging. Gunakan gaya bahasa yang mengena dengan targetmu sehingga makin terbuka kemungkinan buat user lain untuk menekan like, komentar, sharing, dan mengirim DM.

Gunakan hashtag (tagar) yang optimal. Tag yang sesuai bisa membuat produkmu muncul di segmen explore user lain. Gunakan 20-30 hashtag per post untuk mengetahui hashtag apa yang memberikan eksposur yang maksimal. Supaya lebih otpimal gunakan app seperti Top Tags atau Leetags yang akan menyarankan tag apa yang sebaiknya digunakan.

Mulai like post di hashtag yang kamu gunakan. Contohnya jika kamu menjual kaos, tentukan 5 hashtag yang umum digunakan, misalnya #tshirts #tshirt #fashion #tshirtdesign #clothing lalu kamu bisa komentar pada 100-200 post yang ada dalam hashtag ini tiap harinya. Tujuannya, untuk mendulang traffic ke akun, sehingga bisa  menaikkan jumlah engagement dan penjualan.