Saat pemasukan dan keuntungan sudah menanjak, seringkali kita ‘kebablasan’ membelanjakan hal-hal yang tidak mampu kita beli sebelumnya. Memang, menggunakan keuntungan untuk berfoya-foya tidak dilarang, tapi jika terlalu sering bisa-bisa kebiasaan ini bisa menjadi budaya tidak sehat bagi bisnis. Daripada dihamburkan, lebih baik alihkan keuntungan untuk hal-hal berikut:

Investasi: sisihkan uang keuntungan dan mulai bidik prospek investasi menjanjikan. Uang yang kita investasikan di tempat yang tepat dapat berputar dan kembali berkali-kali lipat. Keuntungan investasi ini bisa sangat membantu bila suatu saat bisnis kita mengalami kemandekan.

Alokasikan keuntungan pada pos-posnya: keuntungan bisa memperpanjang ‘nyawa’ bisnis karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Tempatkanlah keuntungan (pay in advance) pada pos-pos pengeluaran, seperti gaji karyawan, listrik, sewa gedung dan sebagainya.

Hiduplah sederhana: gunakan keuntungan yang kamu dapatkan untuk mencukupi hidup. Karena segala yang berlebih terlalu banyak tidak akan berbuah baik.