Business plan biasanya mencakup rencana apa yang ingin kita lakukan terhadap bisnis yang kita jalankan. Ada banyak alasan mengapa membuat business plan itu penting antara lain agar kita tetap fokus dan berinovasi, untuk mencari investor, memudahkan untuk merancang promosi dan sebagainya.

Karena nilainya sangat penting, merancang business plan juga nggak bisa sembarangan. Dalam membuatnya, ada beberapa hal yang seringkali diabaikan hingga akhirnya menjadi penghambat kemajuan bisnis. Berikut adalah 5 kesalahan besar yang sering dilakukan dalam merancang business plan.

Target konsumen yang tidak tepat: sebaiknya kamu mempertimbangkan hal-hal yang tampak sepele ke dalam business planmu, seperti usia kesukaan target konsumenmu agar kamu mengenal mereka dan bisa memanfaatkan info tersebut untuk memasarkan bisnis.

Membicarakan sejarah bisnis terlalu detail: hindari bicara sejarah terlalu jauh dan tekankan pada poin nilai dari bisnis kamu dan apa manfaatnya bagi orang lain.

Target pasar tidak spesifik: tentukan target pasar yang jelas, agar bisnis yang dijalankan bisa lebih terarah.

Tidak tahu-menahu soal pendanaan dan keuangan: sebaiknya kamu paham seberapa modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Kalau kamu masih menebak-nebak, berarti kamu tidak tahu tentang bisnismu sendiri.

Tidak tahu masa depan bisnis: mengetahui bagaimana bisnis kamu nanti di masa depan berarti kamu memiliki target jangka panjang. Hal ini bisa membantumu mendapat investor dan fokus untuk mencapai target bisnismu.

 

Apakah kamu masih sering melakukan kesalahan-kesalahan di atas?