Cita-cita atau tujuan bisnis salah satunya bisa diraih jika kita memiliki motivasi yang kuat. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali menggapai apa yang anda cita-citakan. Namun tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri.

Karena itu beberapa kiat sukses dari 5 pengusaha top berikut ini mungkin bisa menjadi motivasi tersendiri bagi sahabat DoInc yang tengah menjalankan bisnisnya. Siapa saja mereka?

james riyadiJames Riyadi, Lippo Group: Sejak James mengendalikan Lippo, bisnis Lippo terus membengkak sampai 44 perusahaan, mulai dari perbankan, terus merambah ke bisnis keuangan lain, seperti asuransi, dan lembaga sekuritas. Sepuluh tahun terakhir, kelompok ini juga memasuki bisnis real estate dan lapangan golf.

Menurutnya, Lippo Group lebih suka mengembangkan bisnisnya tanpa dana pinjaman dari luar negeri. Ia kemudian menambahkan dengan nada bercanda, “Mungkin luar negeri tidak percaya kepada Lippo.”

Lippo, kata James, dalam menambah modal lebih suka menjual saham ke publik atau bekerja sama dengan perusahaan asing. Itulah sebabnya Lippo menggandeng Hyundai Group dari Korea. Menurut James, mengajak kerja bareng perusahaan asing memang susah-susah gampang. “Untung, Hyundai itu agresif, dan senang menanam modal di sini, maka cocoklah kami,” katanya.

Raam PunjabiRaam Punjabi, pendiri PT Indako Film, PT Panorama Film ( 1971-19760 bernama PT Aries Internasional ): Raam pernah bekerja di sebuah perusahaan tekstil. Pada tahun 1964, ia merintis sebuah usaha impor tekstil sampai pada akhirnya pada tahun 1969 di tinggalkannya. Pada tahun 1967, mulai mendirikan perusahaan importer Film, PT Indako Film dengan Modal Rp 30 juta. Tiga tahun kemudian ia mendirikan PT Panorama Film ( 1971-1976) yang bernama PT Aries Internasional Film dan memproduksi film “ Mama “ karya sutradara Wim Umboh.

Saat ini Raam Punjabi menjabat sebagai ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Festival di persatuan perusahaan film Indonesia ( PPFI ). Ia dikenal bisa membaca selera pasar dan menjadi trend setter perfilman. Pada akhir 80- an ketika kodisi perfilman Indonesia terpuruk , Raam malah sukses meluncurkan film komedi di jagat perfilman Indonesia dengan menampilkan bintang komedi Trio Warkop yaitu dono , kasino, indro. Malah saat itu film komedi menjadi trend dan banyak produser mengekor membuat film komedi.

Kesuksesan demi kesuksesan mendorongnya mendirikan rumah produksi PT Tripar Multivision Plus pada tahun 1990. Rumah produksi ini juga memproduksi sinetron-sinetron yang digemari masyarakat. Hingga tahun 2000-an tidak ada yang menyaingi Raam Punjabi dalam memproduksi film-film di Indonesia.

anindya-n-bakrieAnindya Novyan Bakrie, Direktur Utama PT Bakrie Telecom dan Komisaris Utama ANTV: Salah satu kunci sukses dalam perjalanan bisnis Anindya adalah para kompetitor, “Kami harus memberikan mereka kepuasan dari waktu ke waktu supaya mereka senang dengan produk dan pelayanan kami. Pesaing juga penting karena mereka membuat kami lebih maju. Dalam skala yang lebih luas, kompetitor bisa menjadi bagian dari sukses kami untuk memperluas lahan.” ujarnya.

Ia mencontohkan, dulu ANTV dan TV One fokus pada general entertainment. Kemudian TV One baru diperbesar cakupanya menjadi news dan sports. Tanpa kompetitior, ia tidak akan terpikir untuk memperluas lahan. Selain itu, Anindya juga bukan hanya mencapai market share tapi untuk membuat market share itu sendiri. Ini berdasarkan pengalaman masa kecilnya. Dari kecil ia sudah suka usaha, ketika sekolah di luar negeri Anindya juga mulai berbisnis kaos sablon dan menghasilkan.

Ia juga pernah melakukan bisnis sampul buku. Bisnisnya ditekuni tanpa hambatan sampai suatu saat ia pernah rugi karena mencoba bisnis yang belum ia mengerti, “Saat itu saya jualan tiket konser band Level 42, saya terlalu agresif. Saya bayar dulu baru jual walhasil tidak laku. Tabungan selama ini langsung habis.”

Ini menjadi pelajaran bahwa dalam membuat keputusan kita harus bertanggung jawab dan rugi itu tidak enak. Jadi, keputusan selalu saja ada yang tidak enak, yang penting lakukan yang terbaik setelah mendengar berbagai masukkan. Be responsible, kalau belum berhasil jangan cari alasan tapi justru cari jalan untuk bangkit dan gunakan ini sebagai bagian dari pengalaman. Biasanya investor selalu lebih memilih orang yang terbuka dengan keberhasilan dan kegagalan mereka.

andrie-wongsoAndrie Wongso, Pendiri AW motivation training, AW Publising, serta membuka beberapa outlet AW Success Shop: Bisnis itu harus dimulai dari kecintaan pada bidang bisnisnya. Ketika ia memulai Virgin dari sebuah basement di London tak ada rencana atau strategi besar. Niatnya adalah membuat sesuatu di mana orang akan menyukainya.

Baginya membangun bisnis adalah mengerjakan sesuatu yang bisa dibanggakan, mengumpulkan orang-orang bertalenta, dan menciptakan sesuatu yang sama sekali beda.

Membangun bisnis saat ini sulit. Mungkin punya produk, layanan jasa, dan brand yang bagus. Namun tanpa ada pembeda dari yang lain, akan sulit berkembang. Karena itu perlu melakukan sesuatu yang sama sekali beda sehingga mudah dikenali.

bob kamandanuBob Kamandanu, bos PT. Berau Coal: Sangat percaya pada The Power of Giving. Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberi manfaat bagi orang lain. PT. Berau Coal yang beroperasi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, ingin berkiprah lebih, mempromosikan Berau ke dunia Internasional. CSR dan Comdev, menjadi concern utamanya.

Seperti nama Kamandanu, yang bermakna ”kehidupan”. Kamandanu-nya lebih bermakna lebih berguna, saat terlibat di industri pertambangan. Hal yang tak pernah dirasakannya saat bergelut pada bidang-bidang lain. ”Kalau saya bekerja dengan alam kalau saya greedy tidak akan lama. Ini kepercayaan sendiri, bukan hitungan matematis, ”kata pria yang terlihat muda dibandingkan umurnya tersebut.

 

Semoga menginspirasi :)

 

Sumber:
Bisnis.com