Pernah dengar pepatah tidak ada akar rotanpun jadi?

Kurang lebih inilah yang terjadi dengan sebagian besar produk yang memiliki impact di muka bumi. Banyak dari para inventor menemukan hal baru dengan melihat masalah yang ada di sekelilingnya dan tidak menemukan penyelesaian – atau kalaupun ada, ‘penyelesaian’ tersebut bukanlah hal yang mudah diakses bagi dirinya maupun orang banyak.

Sebagai contoh, di saat pemprov Jakarta belum bisa memberikan sarana transportasi yang bisa memberikan kenyamanan ataupun bisa memotong waktu yang harus dihabiskan untuk bermacet-macet. Maka, Gojek-pun tercipta. Sang perintis membuat sarana ojek yang terlupakan dan cenderung disepelekan menjadi seksi di mata konsumen.

kre

Menurut Design Thinking-pun, kreativitas atau karya yang memiliki “impact” berawal dari problem. Kita harus berani melihat apa yang menjadi masalah dan menemukan cara mengeluarkan diri dari masalah tersebut, sehingga bisa bermanfaat bagi banyak orang yang mengalami permasalahan serupa. Indonesia sebagai negara memiliki banyak masalah, yang notabene bisa menjadi ladang bagi insan kreatif untuk memecahkanya dan memberikan impact untuk Indonesia secara garis besar. Jadi, sudah siapkah memupuk kreativitas dengan berani melihat masalah yang ada disekitarmu?