Pelanggan datang dalam bentuk dan sifat yang berbeda-beda. Nggak jarang, permintaan mereka bisa bikin pusing kepala. Kamu bakalan makin pusing waktu staf kamu yang seharusnya menghadapi mereka angkat tangan dan mengoper pelanggan tersebut padamu. Supaya hal ini nggak keseringan, kamu bisa meningkatkan kemampuan staf menghadapi pelanggan lewat pemberdayaan melalui pelatihan. Inilah alasan mengapa pelatihan karyawan bisa mengubah caramu menjalankan bisnis:

Karyawan bisa menangani masalah yang dihadapi pelanggan

Di saat pelanggan meminta untuk bertemu dengan manajer, itu berarti ketidakpuasan mereka tidak bisa diselesaikan dengan baik oleh karyawan yang menangani pelanggan tersebut. Di sisi lain karyawan juga memiliki kerterbatasan akan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Supaya tidak berlarut-larut sebaiknya kamu bisa memberikan sedikit keleluasaan pada karyawan untuk memberikan kompensasi saat pelanggan tidak merasa puas. Seperti yang dilakukan oleh David Cush, CEO Virgin America yang memberikan keleluasaan kompensasi $500 pada pelanggan yang tidak puas oleh karyawan tanpa harus mengontak atasan.

Karyawan bisa meningkatkan pengalaman pelanggan secara real-time

Layanan pelanggan bukan cuma jadi bemper waktu pelanggan merasa kecewa. Karyawan yang sudah dilatih memiliki kemampuan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan sewaktu mereka berinteraksi secara langsung dengan perangkat yang kamu berikan.

Meningkatkan moral dan komunikasi karyawan

Memberikan karyawan sebuah kemampuan untuk menentukan hasil interaksi dengan pelanggan berdasarkan penilaian dan kewenangannya sendiri merupakan penyemangat besar bagi tim. Hal ini bisa menginspirasi karyawan lain untuk melakukan hal yang sama saat harus berhadapan dengan pelanggan dan membina hubungan antara pelanggan dan brand.