Cepat berubahnya aktivitas, membuat banyak orang tidak bisa diam di tempat. Itu berarti semakin banyak pula orang-orang yang membutuhkan informasi tapi nggak punya waktu untuk duduk dan membaca atau menonton acara favorit di televisi.

Untuk itulah podcast hadir memenuhi kebutuhan tersebut. Di Indonesia, salah satu podcast yang bisa dijadikan acuan meraih inspirasi adalah Inspigo besutan dari Yoris Sebastian, salah satu kontributor doinc. Inspigo memudahkan anak muda dengan mobilitas tinggi mendapatkan asupan dari para pakar di bidangnya.

Di Amerika saja, sebanyak 24 persen penduduknya yang berusia di atas 12 tahun mendengarkan podcast per bulannya, dan diperkirakan akan ada 100 juta pendengar podcast di tahun 2021. Dari gambaran tersebut, jelaslah bahwa podcast dengan cepat menjadi salah satu kanal pemasaran yang hits.

Naiknya podcast memang sangat dipengaruhi oleh mobilitas penggunanya dan kurangnya waktu, ditambah naiknya pengguna smartphone yang terus meningkat setiap harinya. Teknologi smartphone ini membuat penggunanya makin mudah mengakses, mengunduh dan mendengarkan podcast tanpa terhalang waktu dan jarak.

 

Wah, kalau begitu podcast bisa, dong kita manfaatkan untuk memasarkan produk? Tentu saja bisa. Terlebih,  sebagai produsen, podcast dinilai tidak terlalu sulit diproduksi bila dibandingkan vlog. Seperti vlog yang banyak di-host di YouTube, podcast juga memiliki kanal-kanal populer yang bisa kamu manfaatkan, seperti Buzzsprout dan Podbean.

Keberadaan podcast juga mengubah wajah dunia marketing. Meski landasan ‘content is a king’ itu masih benar kedudukannya dalam produksi podcast, namun banyak industri yang tadinya benar-benar mengandalkan konten tertulis dalam blog untuk memasarkan produknya, berubah saat beralih menggunakan podcast.

Konten tidak lagi perlu tertulis, dengan podcast penyampaian konten pada pendengar jadi lebih mudah tanpa harus bersusah-susah  memiliki kemampuan menulis yang baik. Podcast menginspirasi percakapan, sedangkan blog lebih cenderung memprovokasi pikiran. Podcast juga bisa membantumu untuk membangun pengenalan brand, dan kepercayaan pelanggan. Dengan banyaknya orang yang mendengarkan, mereka bisa memercikkan percakapan yang terkait dengan produk mereka, dan membangun kredibilitas di komunitas podcast. Lebih jauh lagi, lewat podcast, kamu bisa menyebarkan word of mouth bagi pendengar yang belum pernah mendengar brand kamu.

 

Hmm, podcast memang menjanjikan. Lalu gimana caranya supaya kita bisa memanfaatkan podcast dalam strategi pemasaran?

 

  • Berinvestasi dalam menggunakan perangkat rekam yang berkualitas.
  • Pastikan selalu bisa konsisten dalam memberikan konten yang relevan, penuh informasi, dan berkualitas tinggi.
  • ‘Taruh’ podcast kamu di platform yang sesuai dengan pasar yang kamu incar.