Ada yang bilang, tidak kenal seseorang jika tidak melihat feed media sosialnya. Meski sudah kenal cukup baik, perangai di media sosial bisa berbanding terbalik dengan pribadi di dunia nyata. Sebagai pemilik usaha, impresi terbaik tentunya ingin diberikan agar pelanggan dan rekanan bisa tetap percaya, terlebih bagi mereka yang tidak mengenal kita di dunia nyata dan hanya melihat apa yang kita post dan share di media sosial. Supaya relasi tetap terjalin dengan baik, berikut adalah beberapa tips untuk memulai dan menjaganya:

Lakukan perkenalan secara jelas. Jangan lupa untuk menjelaskan alasan mengapa kita ingin menjalin relasi dengan orang yang bersangkutan. Hal ini memberikan kesan baik pada target relasi, sehingga mereka tertarik untuk berkenalan lebih jauh.

Sabar dan rajinlah mengelola komunikasi. Saat relasi sudah memberikan lampu hijau untuk berkomunikasi lebih mendalam, kita harus paham bahwa waktu yang mereka miliki tidaklah 100% untuk merespon pertanyaan atau obrolan kita. Sabarlah jika relasi lama dalam menjawab, waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk menjalin relasi yang lain.

Hindari sikap agresif. Perkenalan singkat di media sosial belum tentu membuat setiap orang merasa nyaman untuk menjawab berbagai pertanyaan. Bila relasi menjawab pertanyaan kita, moderasilah pertanyaan berikutnya. Atau kita bisa melakukan pendekatan dengan pertanyaan-pertanyaan ringan sebelum masuk ke pertanyaan mendalam mengenai bisnis.

Kontrol feed media sosial. Hal inilah yang sering terlupakan. Meski kesan kita baik saat bicara one-on-one dengan relasi, tapi feed media sosial kita justru membuat relasi merasa berpikir lain. Feed media sosial seperti politik dan SARA bisa membuat relasi merasa tidak nyaman dan bisa-bisa bukan deal bisnis yang didapat, malah akun media sosial kita di unfollow, unfriend, atau malah diblokir oleh relasi.