Kita tahu bahwa kopi datangnya dari biji kopi, tapi seberapa banyak dari kita yang pernah melihat buah kopi?

kop

Bila kita langsung ke perkebunan kopi, kita akan menemukan buah-buah ini. Buah yang hijau tandanya belum matang, yang kuning tandanya setengah matang, dan yang merah menandakan bahwa buah sudah matang. Yang membedakan adalah, buah kopi yang sudah merah bila kita makan akan terasa manis!

Biji kopi secara alami mengandung senyawa organik calon pembentuk citarasa dan aroma khas kopi (Kafein dan Caffeol). Pada kondisi yang benar-benar matang, senyawa tersebut berada dalam jumlah maksimum. Itu sebabnya kopi bubuk yang diolah dari kopi petik merah atau buah kopi masak optimum memiliki citarasa dan aroma yang lebih harum dibandingkan kopi hasil panen asalan (campuran).

Buah merah ini pulalah yang menjadikan kopi memiliki nilai tinggi karena memakan waktu yang lebih lama di pohon sebelum akhirnya dipetik dan disortir. Biasanya ada dua jenis proses dalam pemetikan buah kopi, yaitu:

Petik asal: dilakukan pada saat panen raya. Treatment ini biasanya digunakan untuk kopi robusta. Karena banyaknya jumlah buah kopi yang harus dipetik, petani tidak punya waktu dan tenaga untuk melakukan seleksi buah merah. Alhasil berbagai buah kopi ikut terpanen dalam satu waktu dan bercampur baur.

Petik merah: pemetikan ini sudah lumrah dilakukan untuk kopi arabika dan menjadi standar untuk kopi yang bermutu. Petik merah biasanya digunakan untuk kopi specialty, dan belakangan ini mulai banyak yang melakukan petik merah untuk robusta dan menghasilkan jenis kopi fine robusta.