Instagram semakin menjadi pilihan banyak bisnis untuk melebarkan sayapnya. Terlebih dengan hadirnya Instagram Stories yang  diyakini mampu menjadi alternatif marketing online yang efektif.

Bagi pengiklan, fitur video bisa dimanfaatkan untuk semakin menonjolkan kelebihan produk. Untuk membedakannya dengan video biasa dari para user, pihak Instagram akan melabeli video pengiklan dengan keterangan ‘sponsored’.

Bila dibandingkan dengan pesaing, misalnya Snapchat yang lebih efektif digunakan untuk brand-brand besar, fitur Instagram Stories bisa digunakan siapa saja dengan skala bisnis apapun. Dibungkus dalam layanan periklanan self-served serta adanya sistem lelang harga, menjadikan iklan Instagram lebih terjangkau bagi mayoritas pengiklan. Konsep yang ditawarkan mudah, bagi yang sudah biasa beriklan di Instagram atau pun Facebook, tidak akan merasa bingung untuk menjalankan iklan video berbayar di Instagram Stories. Ditambah, dukungan data demografi serta ketertarikan konsumen yang dimiliki Facebook yang merupakan parent company dari Instagram, menjadi keuntungan lebih bagi para pengiklan.