Banyak perusahaan yang menempelkan label “act locally and think globally” untuk mendorong karyawan dan pelanggannya untuk menjadi masyarakat global yang menciptakan solusi global. Namun, salah satu kesalahan terbesar yang dibuat oleh perusahaan adalah saat memilih alasan untuk terkoneksi dengan dunia dengan memfokuskan diri dalam solusi berskala nasional atau internasional, padahal mereka bisa mencari di lingkungan sekitar.

Lewat memperhatikan apa yang terjadi pada lingkungan sekitar, kita bisa:

  1. Mendukung organisasi dan orang-orang yang merupakan bagian dari komunitas lokal, bisa membangun rasa percaya konsumen dan karyawan.
  2. Memerhatikan apa yang kita lakukan bisa berdampak pada lingkungan sekitar, sehingga kita harus menjalankan bisnis dengan lebih bertanggung jawab.
  3. Merajut filantropi dalam kegiatan inti perusahaan, sehingga karyawan bisa berbuat baik saat mereka bekerja sehingga konsumen melihat dampak positif dari uang yang mereka belanjakan.
  4. “Act locally and think globally” mendorong individu dan perusahaan untuk memikirkan cara membuat dunia jadi lebih baik lewat tindakan yang berakar dalam komunitasnya.

 

Menurut founder do.inc, Handoko Hendroyono:

Kenapa kita harus rajin PRODUCE, DESIGN & MAKING?

Sederhana, karena produk-produk Cina, Jepang, Korea dan Negara Barat memenuhi toko online.
Karena kita memiliki pembeli yang banyak dan daya beli yang luar biasa dan itu kenapa brand luar membanjiri kita.
Karena membuat sesuatu memiliki impact sosial yang luar biasa juga bukan? Orang akan merasakannya… Apa pendapat teman-teman?

tl