Tidak bisa dipungkiri, generasi milenial adalah generasi yang akan menentukan nasib bangsa. Namun, generasi ini sering  ‘tidak dimengerti’ oleh generasi sebelumnya karena pilihan gaya hidup, pekerjaan, maupun kebiasaannya. Karena itulah milenial sering kali mendapatkan cap kurang baik dan dianggap kurang bisa bertahan di dunia yang semakin penuh persaingan.

Untuk mematahkan anggapan itu, digagaslah sebuah seminar yang diberi tajuk Seminar Residu. Dalam seminar yang menghadirkan narasumber Yoris Sebastian dan Dilla Amran ini, 31 peserta yang tidak hanya datang dari Jakarta berkesempatan untuk mendengarkan sesi sharing dan bertanya tentang apa yang bisa mereka lakukan sebagai generasi milenial.

Dari seminar yang masih bagian dari Generasi Langgas dan berlangsung selama dua jam ini, para peserta mampu terinspirasi dan menyadari potensi mereka. Milenial lebih dari sekadar cap mereka yang menggeneralisir bahwa mereka adalah tukang copas, ingin serba instan, dan nggak mau susah. Milenial mampu berbuat banyak, mau bekerja, peduli pada sekitar dan memberikan dampak untuk Indonesia.

 

Senang sekali kemarin akhirnya kami bisa menyelenggarakan #seminarresidu dengan total peserta 31 orang. Memang belum bisa akomodir ratusan pendaftar, namun setidaknya lewat seminar ini materi kelas bisa kami bagikan sedikit. Terima kasih untuk @teresiaprahesti dari @synthesisdevelopment yang memberikan venue & hospitality di @livinginkemang sehingga #kelasresidu bisa bertambah dengan #seminarresidu dan animo yang besar tidak hilang dengan sia-sia. Dibuka dengan sharing dari kepala sekolah @dillaamran disusul menjawab pertanyaan dari email lalu kami buka pertanyaan yang fresh dari peserta dan tidak ketinggalan pertanyaan via pigeon hole yang dapat votes paling banyak. 2 jam nonstop terasa cepat sekali dan begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab. Saya dan @dillaamran sangat senang bisa sedikit berbagi. Terutama Dilla yang memang masih millennial. Yuk kita tunjukkan bahwa working millennial Indonesia keren dan berdampak. #omgconsulting #generasilanggas #genY #millennial

A post shared by Yoris Sebastian (@yorissebastian) on