Siapa yang meragukan kelezatan sambal Indonesia? Makanan yang identik dengan rasanya yang pedas ini merupakan pendamping untuk menambah selera makan. Maka, jika sambal tidak ada, bisa dipastikan makan pun terasa hambar.

Sambal sendiri bisa dikatakan sebagai saus yang terbuat dari cabai yang dihancurkan. Dari situ kemudian keluar kandungan air yang memiliki rasa pedas. Biasanya agar sambal bertambah nikmat, ditambah bahan-bahan lain seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, tomat, garam, cuka dan terasi. Selain di Indonesia, sambal juga mudah ditemukan di negara lain, seperti Malaysia, juga beberapa wilayah di Asia Selatan dan Asia Timur.

Selain menambah gairah makan, sambal juga punya ragam variasi dan rasa yang berbeda. Three Anoa lalu memanfaatkannya sebagai lahan usaha di Negeri Paman Sam. Sambal ini kemudian dipasarkan secara online dengan cita rasa global, yang diproduksi secara lokal karena dimasak oleh orang Indonesia. Salah satu pemiliknya, Agus Wong memanfaatkan Union Kitchen sebagai dapur untuk meracik semua produk Three Anoa.

“Dari segi biaya, kita tidak perlu maintenance apa-apa, mereka sudah menyediakan segalanya.” kata Agus Wong menjelaskan alasan mengapa Three Anoa memilih dapur bersama tersebut. “Semua peralatan masak lengkap ada di sini.”

Three Anoa menawarkan beberapa bumbu sambal tradisional khas Indonesia untuk ditambahkan ke setiap hidangan khusus seperti ayam, ikan atau bahkan nasi. Pelanggan Three Anoa sendiri kebanyakan adalah warga lokal Amerika yang ada di Washington DC dan sekitarnya. Agus bahkan mengatakan jika produknya juga sudah mulai dipesan pelanggan yang ada di wilayah lain seperti Alaska.

Promo yang dilakukan Three Anoa adalah sering ikut dalam setiap event lokal sehingga produk mereka mudah dikenal. Produk Three Anoa antara lain: Bumbu Bali, Bumbu Rujak, Mango Sambal, dan Lado Sumatra Sambal. Harga per kemasan sambal dan bumbu berkisar $7.

Bagaimana menurut sahabat? Semoga menginspirasi :)

 

Sumber:
Three Anoa