Pertumbuhan pengguna smartphone dan Internet di Indonesia yang pesat, bisa menjadi pendorong negara ini untuk menjadi pasar ekonomi digital terbesar di ASEAN. Melihat potensi ini, pemerintah bahkan menargetkan di tahun 2020, Indonesia akan memiliki 1.000 technopreneur yang akan meramaikan pasar.

Untuk mewujudkannya, penyedia produk dan layanan digital harus mampu beradaptasi dengan tuntutan konsumen digital agar mereka mampu memenangkan hati kosumen. Kemampuan tersebut sangat penting untuk menciptakan iklim bisnis dan persaingan yang sehat. Hal ini tidak terbatas pada transaksi jual beli produk, tetapi juga mencakup berbagai proses yang menunjang kegiatan jual beli tersebut.

Agar produk dan layanan menjadi relevan dengan kehidupan konsumen digital, kita harus investasi waktu untuk memahami kebutuhan mereka. Lakukan observasi dengan mendengarkan keinginan konsumen. Melalui kegiatan ini, kita bisa menumbuhkan ikatan dan rasa percaya antara sebuah brand dengan konsumennya.

Tentunya, ikatan dan rasa percaya ini tidak datang sendiri. Untuk memenangkan hati pelanggan, kita harus terlebih dulu memiliki reputasi baik untuk mengikat hati konsumen digital. Cek tips berikut untuk membangun reputasi dalam berbisnis online.

Kejelasan nama dan atau brand di laman situs

Informasi yang jelas akan memancing rasa percaya. Pelanggan akan tahu siapa yang bisa dihubungi jika terjadi kesalahan. Sebagai tambahan, kamu bisa memiliki page sendiri untuk menjelaskan dan mendukung passion kamu terhadap produk yang kamu jual. Misalnya, kamu menjual sambal botol, kamu bisa menampilkan kegiatan memanen cabai dari petani lokal dan proses pengolahan sambal yang kamu produksi secara higienis.

Berikan ruang untuk pelanggan untuk menuangkan uneg-uneg

Testimonial merupakan salah satu senjata terkuat untuk membangun reputasi, karena banyak pelanggan baru yang tertarik untuk mencoba produk kita setelah ada yang mencobanya. Berikan respon yang tulus saat mereka memuji dan berikan tanggapan yang sesuai saat konsumen memberikan kritik atau keluhan. Respon kita membuat pelanggan digital merasa didengarkan dan dihargai.

Menjawab pertanyaan yang diberikan pelanggan

Hindarilah menunda jawaban untuk pertanyaan yang dilempar oleh pelanggan, karena pada dasarnya mereka yang berbelanja secara online mengharapkan respon cepat.  Selain untuk membangun kepercayaan, ketepatan waktu menjawab pertanyaan konsumen juga bisa menumbuhkan rasa percaya pada pelanggan bahwa kita bertanggung jawab atas jualan kita.

Cepat update

Seringkali, kita lupa untuk melakukan update ketersediaan di toko, sampai suatu saat pelanggan bertanya ketersediaan barang yang ternyata sudah habis. Tentunya mereka kecewa dan bisa menurunkan reputasi toko kita.