Pernah nggak, pas lagi sibuk-sibuk bikin proposal, pikiran malah memikirkan liburan? Atau lagi sibuk-sibuknya kontak dengan calon investor, notifikasi sosmed malah bikin kacau. Itu tandanya otak kamu gampang terdistraksi. Tenang, sebenarnya nggak aneh kalau pikiran kamu seperti itu karena memang sudah ‘kodrat’-nya pikiran gampang beralih, terlebih kalau kamu kekurangan energi. Hanya saja, bila kamu benar-benar sedang butuh fokus, kamu harus bisa mengoptimalkan kerja otakmu hanya ke satu pekerjaan saja. Supaya kamu nggak lagi gampang terdistraksi, cobalah beberapa tips berikut:

Cegah distraksi besar dengan distraksi ringan. Walau tampak membingungkan tapi penelitian yang dilakukan oleh University College London menyatakan bahwa distraksi ringan bisa mencegah distraksi yang lebih besar. Karena perhatian sebenarnya terbatas, cobalah ‘isi’ ruang lowong yang tidak diisi oleh fokus pekerjaan dengan hal lain. Contohnya, mendengarkan musik yang tidak memiliki vokal/lirik yang sudah terbukti bisa meningkatkan konsentrasi.

Biarkan pikiranmu ‘mengembara’ sejenak. Psikolog Harvard Paul Seli menyarankan berhenti sejenak dari pekerjaan dan memikirkan atau melakukan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dapat meningkatkan fokus saat kamu kembali bekerja.

Identifikasikan dan eliminasi sumber stresmu. Menurut Joan Klagsbrun – Psikolog Klinis dan Profesor – penyebab stresmu menjauhkan kamu dari fokus. Jadi, cobalah ‘menyingkirkan’ apa yang menjadi beban pikirkanmu. Misalnya, kamu masih menyimpan foto mantan, ada baiknya kamu simpan atau hapus sekalian daripada kepikiran.

Seruput kopi dulu. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease menyebutkan bahwa ada korelasi antara kopi dan sistem kognitif pada seseorang. Kopi terbukti meningkatkan sisi psikologis dan membuat mereka lebih gampang fokus. Selain kopi, dark chocolate juga bisa meningkatkan konsentrasi.

Coret-coret. Walau sering dicap nggak konsen, tapi doodling alias coret-coret mampu meningkatkan kemampuan kognitif, fokus dan memudahkan pelakunya untuk menyatukan apa yang menjadi buah pikirannya. Tipsnya, jangan gambar yang terlalu rumit sehingga konsentrasi kamu terambil sepenuhnya. Cukup gambar figur-figur sederhana seperti bentuk geometris (kotak, segitiga) atau pola sederhana.