Bukan rahasia lagi bahwa beberapa pengusaha sukses memulai saat mereka masih jadi karyawan. Begitu juga dengan Jody Porowski yang mendirikan jejaring sosial Avelist saat ia masih bekerja di salah satu perusahaan IT. Karena menyadari ketatnya jadwal pekerjaan dan waktu yang dibutuhkan oleh Avelist, Jody memutuskan untuk hengkang dari perusahaan tempatnya bekerja dan serius mengurus Avelist yang makin membutuhkan lebih banyak waktu seiring berkembangnya platform tersebut. Namun, buat kamu yang masih merintis sambil bekerja, tips Jody saat masih bekerja dan mengurus Avelist bisa digunakan.

Cintailah pekerjaanmu. Tidak dipungkiri, gaji tetap dari tempat bekerja bisa membantumu mengembangkan bisnis. Berikan 100% saat kamu bekerja, karena saat kamu mencintai pekerjaanmu, kamu jadi lebih memiliki semangat untuk mengembangkan usahamu.

Lebih baik jujur. Saat merintis usaha, Jody berbicara terlebih dahulu dengan atasannya di bidang SDM ataupun hukum. Ia ingin memastikan bahwa ia diizinkan untuk memiliki proyek sampingan meski statusnya masih karyawan. Saat diizinkan, tentu saja, ia tidak boleh menggunakan jam kerja atau sumber-sumber informasi dari perusahaan. Kejujuran atau pengecekan ulang kontrak kerjamu bisa menghindarkanmu dari masalah di kemudian hari, misalnya perusahaan mengklaim kepemilikan bisnismu.

Jangan tinggalkan kehidupan sosial dan waktu refreshing. Luangkan waktu untuk bertemu teman, keluarga atau pergi liburan. Padatnya jadwal bisa membuat pikiran dan ragamu lelah. Bila itu terjadi, bukan hanya pekerjaan jadi terhambat, usaha yang dirintispun bisa jadi mandek.

Bersiap untuk resign. Tidak selamanya kamu bisa mengurus 2 hal sekaligus, apalagi, bisnis baru butuh waktu, energi, dan perhatian ekstra. Pikirkan kapan kamu akan keluar dari perusahaan dan bagaimana kamu akan mengatur keuangan setelah resign.

Bersikap hormat dan terus belajar. Jangan seperti kacang lupa pada kulitnya. Berusahalah untuk tetap jadi karyawan yang baik dan usahakan bisnismu tidak mengganggu pekerjaan utamamu. Kamu bisa juga belajar bagaimana atasan bersikap dan jangan malu bertanya.