Pasti kamu nggak asing lagi sama yang namanya video call. Sebut saja Skype yang telah lama merajai pangsa video call. Produsen sebangsa Apple-pun tidak mau kalah dengan meluncurkan Face Time pada piranti iPhone-nya. Google juga tidak mau ketinggalan, raksasa teknologi ini menghadirkan Google Duo. Dari data yang dimiliki Google berdasarkan survei Google YouGov pada Juli 2016, ditemukan angka sebesar 19% netizen Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas menyukai aktivitas video call dari smartphone. 81% dari mereka menyatakan tidak puas dengan komunikasi video call karena koneksi internet yang tidak stabil. Sedangkan sisanya menyatakan bahwa aktivitas video call mereka kurang maksimal ketika melakukannya dengan lintas platform. Menjawab persoalan itu, Google-pun meluncurkan aplikasi Duo.

Duo memberikan video call yang ringan dan stabil meski berjalan pada koneksi jaringan yang lambat. Duo  mampu berjalan secara otomatis untuk mengurangi resolusi gambar supaya tidak mengganggu panggilan. Duo juga dapat bekerja dengan otomatis beralih dari WiFi ke jaringan ponsel (dan sebaliknya) saat salah satunya menurun koneksinya. Duo juga bisa beroperasi secara lancar lintas platform ponsel. Jadi, kalau selama ini pengguna Android hanya bisa mengandalkan Skype untuk menghubungi teman yang memiliki iPhone dan teknologi Face Time-nya yang lebih terkenal, sekarang Duo bisa menjadi pelengkap.

Duo juga dilengkapi dengan vitur Knock Knock. Di mana sebelum proses komunikasi dilakukan, pengguna akan mampu melihat video atau gambar wajah dari sang penelepon. Fitur Knock Knock ini sendiri pada akhirnya akan berfungsi sebagai penanda atau antisipasi jika si penerima telepon enggan dan tidak mau menerima video call dari sang penelepon.

Fitur ini hanya berfungsi hanya berfungsi memunculkan orang-orang yang ada pada daftar telepon di smartphone saja, untuk mencegah orang yang tidak kita kenal. Jadi, pastikan selalu orang-orang yang ingin kita hubungi atau menghubungi kita sudah lengkap, ya di ponsel kita.