Menemui kegagalan bukan berarti menghentikan segala usaha yang tengah di jalani. 7 sosok yang menginspirasi kembali untuk menjadi motivasi sehari-hari

 

albert-3

ALBERT EINSTEIN

Dianggap sebagai anak yang tidak cerdas, salah seorang Fisikawan Amerika kelahiran Jerman ini ternyata menjadi Fisikawan jenius karena teori relavitasnya. Meskipun hingga usia 9 tahun Einstein tidak bisa berbicara dengan lancar, namun pada usia 16 tahun ia menunjukkan kemampuannyadalam menguasai matematika kalkulus diferensial dan integral.

Kemampuannya tersebut tidak membawa Einstein pada perjalanan yang mulus. Ia dikeluarkan dari sekolahnya di usia 16 tahun. Kegagalan terus dihadapi Einstein. Ketika ia mencoba mendaftarkan diri ke Federal Institute of Technology (FIT) di Zurich, Switzerland, pengetahuan non-eksaktanya tidak sepadan dengan nilai matematikanya dan ia gagal dalam ujian masuk Universitas.

Einstein menyelesaikan ujian diplomanya di FIT pada tahun 1900, namun karena ia tidak memperoleh satu kredit dari salah seorang profesornya Einstein menjadi tidak bisa memperoleh kesempatan menjadi asisten dosen disana. Kemudian jalan terang mulai ditapaki Einstein. Pada tahun 1904, posisinya di Kantor Paten Swiss menjadi tetap dan ia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan tesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (“On a new determination of molecular dimensions”) pada tahun 1905 dari Universitas Zürich. Di tahun yang sama Einstein menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian),efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.