CSR atau Corporate Social Responsibilty mungkin sudah nggak asing lagi di telinga, banyak perusahaan besar yang melakukannya sebagai ‘balas budi’ terhadap lingkungan atau masyarakat sekitar. Yang perlu disoroti adalah apakah CSR tersebut hanya ‘tempelan’ belaka, berhubung CSR merupakan kewajiban perusahaan yang diatur oleh pemerintah.

WhatisCSR

Kalau Anda memiliki usaha – besar ataupun kecil – ada sebuah tanggung jawab untuk menjadikan CSR Anda bermanfaat bagi publik. Percaya atau tidak, di era digital yang memudahkan informasi terus menyebar, kebaikan usaha Anda dapat memikat hati masyarakat Indonesia yang terkenal memiliki simpati yang besar. Dengan begitu bila CSR Anda berhasil ‘memincut’ perhatian dan hati pangsa pasar, mereka akan dengan mudah menjadi bagian dari komunitas usaha Anda.

Sebagai contohnya, Jessica Alba dengan usaha bernama ‘Honest Company’. Bersama rekannya dia menyebarkan produk jujur kepada publik – khususnya wanita. Jessica dan rekannya ingin memberdayakan publik untuk berbelanja dengan lebih bijak.

Nggak perlu cemas kalau usaha Anda tidak sebesar Jessica Alba. Kalau Anda punya brand tas, Anda bisa menyediakan tas bagi anak-anak di pedalaman; bila Anda punya galeri atau cafe, Anda bisa mencoba menampung kreativitas anak jalanan.

Kalau waktu Anda terbatas, ajak rekan untuk berkolaborasi mewujudkan visi sosial Anda. Bisa ajak teman Psikolog kalau mau menyebarkan atau membina anak muda menjadi lebih percaya diri. Kalau teman Anda terbatas, cari informasi dengan media internet dan menyebarkan informasi lewat media sosial.

Mereka yang punya kepedulian yang sama akan bermunculan ingin menjadi bagian dari kegiatan Anda. Semakin banyak, terbentuklah komunitas yang sehati dengan usaha Anda. Mereka bisa menjadi pembeli, promoter dan pendukung usaha Anda.